Kapal Induk AS Tiba di Timur Tengah usai Trump Ancam Iran
Kapal induk Amerika Serikat (AS) USS Abraham Lincoln dan tiga kapal perang pendamping telah tiba di Timur Tengah.
IDXChannel - Kapal induk Amerika Serikat (AS) USS Abraham Lincoln dan tiga kapal perang pendamping telah tiba di Timur Tengah.
Dilansir dari AP pada Selasa (27/1/2026), Presiden AS Donald Trump sebelumnya mengancam akan menyerang Iran jika Teheran menindak keras para demonstran anti-pemerintah.
"Kelompok Serang Kapal Induk Abraham Lincoln dikerahkan ke Timur Tengah untuk meningkatkan keamanan dan stabilitas regional,” kata Komando Pusat (Centcom) AS di media sosial.
Kelompok serang tersebut berada di Samudra Hindia, bukan di Laut Arab yang berbatasan dengan Iran. Trump mengatakan kepada wartawan pekan lalu bahwa kapal-kapal tersebut dikirim ke wilayah itu untuk berjaga-jaga.
“Kami memiliki armada besar yang menuju ke arah itu, dan mungkin kami tidak perlu menggunakannya,” katanya.
Sebelumnya, Trump telah mengancam akan melakukan aksi militer jika Iran melakukan eksekusi massal terhadap tahanan atau membunuh demonstran damai selama penindakan terhadap protes yang dimulai pada akhir Desember.
Setidaknya 5.973 orang telah tewas dan lebih dari 41.800 ditahan, menurut para aktivis. Jumlah korban tewas resmi Iran jauh lebih rendah, yaitu 3.117 orang.
Kapal induk tersebut menampung beberapa skuadron pesawat, termasuk jet tempur F-35 Lightning II dan jet tempur F/A-18 Super Hornet. Sementara itu, kapal perusak membawa ratusan rudal, yang mungkin termasuk puluhan rudal jelajah serang darat Tomahawk.
Para analis yang mengikuti data pelacakan penerbangan menemukan bahwa puluhan pesawat kargo militer AS juga menuju Timur Tengah.
Aktivitas ini mirip dengan tahun lalu ketika AS memindahkan peralatan pertahanan udara, termasuk sistem rudal Patriot, sebagai antisipasi serangan balasan Teheran setelah pemboman tiga situs nuklir Iran. (Wahyu Dwi Anggoro)