Kemenpar Pastikan Keselamatan Tamu Hotel Labuan Bajo dan Wisatawan Pulau Padar Usai Gempa M7,7
Langkah cepat ini diambil usai terjadi gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 yang mengguncang NTT.
IDXChannel - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) bersama Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) memastikan keamanan dan keselamatan seluruh tamu hotel di Labuan Bajo. Langkah cepat ini diambil usai terjadi gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 yang mengguncang kawasan Mbay - Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026).
Kemenpar memastikan, keselamatan wisatawan menjadi prioritas utama penanganan bencana di kawasan destinasi super prioritas Floratama (Flores, Alor, Lembata, dan Bima).
Sedikitnya ada 986 wisatawan yang sempat tertahan di Pulau Padar akibat penutupan sementara pelayaran telah berhasil dipulangkan dan tiba kembali dengan selamat di Labuan Bajo setelah maklumat pembukaan pelayaran resmi diterbitkan oleh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Labuan Bajo.
Sementara itu, dalam proses evakuasi di darat, seluruh tamu hotel di kawasan Labuan Bajo juga telah dievakuasi dan diarahkan ke titik aman seperti kawasan Natas Parapuar dan Lapangan RSUD Komodo.
Di sisi lain, wisatawan dari Meurorah Hotel yang sempat dievakuasi ke Puncak Waringin saat ini sudah dipastikan aman dan diperbolehkan kembali ke akomodasi masing-masing.
Untuk sektor transportasi, operasional penerbangan di Bandara Komodo tetap berjalan normal dengan pembatasan (with restriction) setelah lolos pemeriksaan kelaikan teknis. Demikian pula dengan aktivitas pelayaran laut yang mulai dibuka kembali secara bertahap.
Demi menjamin keamanan publik dan mematuhi prosedur keselamatan bersama, seluruh rangkaian penutupan Festival Golo Koe di Manggarai Barat termasuk agenda misa, konser, dan pameran UMKM dihentikan secara resmi.
(Nur Ichsan Yuniarto)