Kemensos Akan Sulap Lahan Hibah 6,3 Hektare dari Kemenkum Jadi Sekolah Rakyat
Lahan tersebut nantinya akan dimanfaatkan untuk pembangunan Sekolah Rakyat.
IDXChannel – Kementerian Sosial (Kemensos) menerima hibah lahan seluas 6,3 hektare di Kota Tangerang, Banten, dari Kementerian Hukum (Kemenkum).
Lahan tersebut nantinya akan dimanfaatkan untuk pembangunan Sekolah Rakyat.
Penyerahan sertifikat tanah dilakukan langsung oleh Menteri Hukum Supratman Andi Agtas dalam acara seremonial di Graha Pengayoman, Kantor Kementerian Hukum, Jakarta Selatan. Sertifikat tersebut diterima langsung oleh Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul.
Gus Ipul menyebut bantuan lahan tersebut menjadi langkah penting, terutama karena pemerintah masih menghadapi kendala dalam penyediaan lahan untuk pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat.
"Ini menurut saya sungguh luar biasa, lebih-lebih di daerah Tangerang yang sampai sekarang kita masih kesulitan untuk mendapatkan tanah guna pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat. Untuk itu saya sungguh-sungguh berterima kasih atas kolaborasi ini," kata Saifullah Yusuf, Jumat (19/6/2026).
Dia menambahkan, selama ini pembangunan Sekolah Rakyat umumnya memanfaatkan lahan milik pemerintah daerah. Namun, dukungan dari kementerian lain dinilai dapat mempercepat dan memperluas pembangunan program tersebut.
"Sekarang ditambah lagi oleh Kementerian-Kementerian, salah satunya Kementerian Hukum yang sejak awal proaktif dan terus berkoordinasi dengan Kementerian Sosial," katanya.
Selain dukungan institusi, Gus Ipul juga mengungkapkan adanya inisiatif pribadi dari Supratman untuk mendukung program Sekolah Rakyat di Sulawesi Tengah.
"Kedua, beliau (Menkum) juga punya ide, beliau punya aset pribadi yang nanti akan diserahkan ke Kementerian Sosial untuk juga penyelenggaraan sekolah rakyat di Sulawesi Tengah, saya kira ini adalah satu inisiatif yang baik," kata Gus Ipul.
Pada kesempatan yang sama, Gus Ipul turut menyoroti perkembangan para siswa setelah sekitar 11 bulan mengikuti pendidikan berasrama di Sekolah Rakyat.
Menurutnya, para siswa menunjukkan perubahan positif, mulai dari peningkatan kedisiplinan hingga rasa percaya diri.
"Ini adalah sekolah berasrama mendapatkan pendidikan selama 24 jam, didampingi oleh guru pada saat sekolah, dan pada sore harinya waktu boarding didampingi oleh wali asuh dan wali asrama," katanya.
Sementara itu, Menteri Hukum Supratman Andi Agtas mengatakan proses penyerahan lahan dari Kemenkum kepada Kemensos sebenarnya telah berjalan sejak beberapa waktu lalu hingga akhirnya sertifikat resmi diserahkan hari ini.
"Hampir 63 ribu (meter persegi) atau 6,3 hektare lahan di Kementerian Hukum, kami serahkan kepada Kementerian Sosial, nanti peruntukannya untuk pembangunan Sekolah Rakyat," kata Supratman.
Dia berharap penyerahan lahan tersebut dapat berkontribusi dalam mendukung program prioritas Presiden Prabowo Subianto.
"Kita berharap mudah-mudahan dengan penyerahan ini, kedepannya apa yang menjadi cita-cita kita bersama, itu kami sebagai pembantu Bapak Presiden, kita wujudkan semua apa yang menjadi harapan beliau dan harapan bangsa ke depan," katanya.
(Nur Ichsan Yuniarto)