Koperasi Wujud Nyata Ekonomi Pancasila untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Pemberdayaan koperasi harus menjadi agenda strategis nasional untuk menjawab berbagai tantangan ekonomi.
IDXChannel - Koperasi menjadi salah satu instrumen ekonomi yang paling selaras dengan nilai-nilai dasar Indonesia. Semangat gotong royong, keadilan sosial, dan kekeluargaan menjadi fondasi utama dalam pengembangan koperasi sebagai sarana meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Koperasi tidak hanya berfungsi sebagai badan usaha, tetapi juga menjadi gerakan ekonomi rakyat yang mampu memperkuat kemandirian masyarakat dari tingkat desa hingga perkotaan," kata Wakil Ketua Umum Bidang Komunikasi Publik dan Sosialisasi Dewan Koperasi Indonesia Teguh Eko Prastyono, Minggu (31/5/2026).
Dia menambahkan, nilai-nilai Pancasila telah lama menjadi roh dalam gerakan koperasi nasional. Hal tersebut tercermin dalam prinsip kebersamaan, musyawarah, serta pemerataan manfaat ekonomi yang menjadi ciri khas koperasi.
"Pancasila mengajarkan gotong royong dan keadilan sosial. Nilai-nilai itu hidup dalam koperasi karena setiap anggota memiliki kedudukan yang setara dan bersama-sama menikmati hasil usaha yang dibangun," kata dia.
Dia menilai pemberdayaan koperasi harus menjadi agenda strategis nasional untuk menjawab berbagai tantangan ekonomi, mulai dari kesenjangan sosial, keterbatasan akses permodalan bagi pelaku usaha kecil, hingga penciptaan lapangan kerja yang berkelanjutan.
Menurutnya, koperasi memiliki peran penting dalam memperkuat ekonomi kerakyatan karena mampu menghimpun kekuatan masyarakat secara kolektif.
Dengan model usaha berbasis anggota, koperasi dapat menjadi wadah bagi petani, nelayan, pedagang, pelaku UMKM, hingga pekerja untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing.
Dia menekankan pentingnya transformasi koperasi agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan perubahan pola ekonomi masyarakat. Menurutnya, digitalisasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan tata kelola menjadi kunci agar koperasi semakin relevan di era modern.
“Pemberdayaan koperasi tidak cukup hanya dengan menambah jumlah koperasi. Yang lebih penting adalah memastikan koperasi dikelola secara profesional, transparan, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi anggotanya,” katanya.
Dia melanjutkan, koperasi dapat menjadi salah satu solusi dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkeadilan.
“Kesejahteraan rakyat merupakan tujuan utama pembangunan nasional. Koperasi hadir untuk memastikan manfaat ekonomi tidak hanya dinikmati segelintir pihak, tetapi dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat. Inilah wujud nyata pengamalan sila kelima Pancasila, yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” katanya.