News

Maskapai China Naikkan Biaya Tambahan Bahan Bakar di Tengah Gejolak Minyak Dunia

Tim IDXChannel 02/04/2026 17:27 WIB

Beberapa maskapai penerbangan China, termasuk maskapai nasional Air China, akan menaikkan biaya tambahan bahan bakar untuk penerbangan domestik.

Maskapai China Naikkan Biaya Tambahan Bahan Bakar di Tengah Gejolak Minyak Dunia. (Foto: Freepik)

IDXChannel — Beberapa maskapai penerbangan China, termasuk maskapai nasional Air China, akan menaikkan biaya tambahan bahan bakar untuk penerbangan domestik.

Dilansir dari CNA pada Kamis (2/4/2026), perang di Timur Tengah mendorong kenaikan harga minyak secara global.

Air China, China Southern, dan Xiamen Airlines mengatakan dalam pernyataan bahwa mereka akan menaikkan biaya tambahan untuk penerbangan hingga 800 kilometer (Km) sebesar 60 yuan (sekitar Rp148 ribu), serta 120 yuan (sekitar Rp297 ribu) untuk penerbangan yang lebih jauh. 

Spring Airlines dan Juneyao Airlines juga mengumumkan kenaikan biaya tambahan bahan bakar.

Langkah ini diambil karena perang di Timur Tengah dan penutupan Selat Hormuz oleh Iran telah menyebabkan harga minyak mentah melonjak.

Maskapai penerbangan Hong Kong, Cathay Pacific, menaikkan biaya tambahan bahan bakar pada semua penerbangan bulan lalu sebesar 34 persen sebagai akibat dari konflik tersebut. Beberapa maskapai penerbangan lain, termasuk Air France-KLM, Air India, Qantas, dan SAS, telah menaikkan tarif mereka untuk mencerminkan kenaikan harga bahan bakar pesawat jet.

Para analis mengatakan bahwa, meskipun semua maskapai penerbangan melakukan lindung nilai sebagian biaya bahan bakar mereka, margin keuntungan mereka masih dapat terpengaruh.

Maskapai penerbangan China mengangkut sekitar 770 juta penumpang pada 2025, meningkat 5,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, lalu lintas penumpang internasional melonjak sebesar 21,6 persen. (Reporter: Eugenia Siregar) (Wahyu Dwi Anggoro)

SHARE