Mendagri Ungkap Angka Kemiskinan di Papua Masih Lebih Tinggi dari Rata-Rata Nasional
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengungkapkan, tingkat kemiskinan di beberapa wilayah Papua menunjukkan perbaikan.
IDXChannel - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengungkapkan, tingkat kemiskinan di beberapa wilayah Papua menunjukkan perbaikan. Namun, angkanya masih berada di atas rata-rata nasional.
Tito menuturkan, tingkat kemiskinan di Papua mencatatkan angka yang jauh lebih tinggi dibandingkan tingkat kemiskinan nasional saat ini berada di angka 8,25 persen.
"Kita melihat bahwa tingkat kemiskinan di seluruh Papua itu, itu di atas nasional. Ini bukan bagus, di atas. Karena makin besar angkanya menunjukkan bahwa persentase masyarakat yang miskin besar," kata Tito dalam paparannya dalam rapat kerja bersama Komisi II DPR RI, Jakarta, Senin (13/4/2036).
Tito menyebut, Papua Pegunungan menjadi wilayah dengan penurunan angka kemiskinan paling signifikan, yakni dari 32,97 persen pada 2024 menjadi 27,21 persen. Kemudian, di Papua Tengah relatif tidak banyak pergerakan, yakni di angka sebesar 29,45 persen.
Tren positif juga terlihat di Papua Barat dan Papua Barat Daya yang kini berada di angka 17,5 persen. Namun, Mendagri memberikan catatan khusus untuk Papua Selatan yang justru mengalami kenaikan angka kemiskinan.
"Di Papua Selatan, kita melihat bahwa ada kecenderungan menaik malah warga yang miskin. Dari 17,44 persen ke angka 19,26 persen. Jadi malah naik 2 persen selama 2024–2025," ujarnya.
Untuk diketahui, rapat kerja antara Komisi II DPR RI bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) membahas agenda tunggal yakni pembahasan terkait dengan otonomi khusus (Otsus) Papua, Aceh dan Keistimewaan DI Yogyakarta.
(Dhera Arizona)