Mudik 2026 Tertib dan Lancar, Mensesneg Apresiasi Seluruh Kementerian dan Lembaga
Mensesneg apresiasi kepada seluruh kementerian dan lembaga atas hasil kepuasan publik yang tinggi terhadap penyelenggaraan mudik Lebaran 2026.
IDXChannel - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan apresiasi kepada seluruh kementerian dan lembaga atas hasil kepuasan publik yang tinggi terhadap penyelenggaraan mudik Lebaran 2026.
Menurutnya, baik arus berangkat maupun balik mudik Lebaran tahun ini relatif tertib dan lancar.
“Alhamdulillah semua dapat kita lalui dan masyarakat menyampaikan kepuasannya, tetapi ini adalah hasil kerja sama kita semua, adalah hasil perencanaan yang memang dirancang sedemikian rupa untuk memastikan seluruh kegiatan masyarakat dapat berjalan dengan baik dan lancar,” ujar Prasetyo dikutip dari keterangan pers Kamis (9/4/2026).
Prasetyo menyatakan memang masih ada beberapa catatan soal perjalanan mudik Lebaran 2026. Berbagai catatan ini akan jadi perbaikan bagi pemerintah untuk tahun-tahun mendatang.
“Meskipun ada catatan-catatan tentunya untuk perbaikan,” kata dia.
Menurut survei Indikator Politik Indonesia, tingkat kepuasan publik terhadap penyelenggaraan mudik Lebaran pemerintah sebesar 85,3 persen. Sementara menurut survei KedaiKopi, tingkat kepuasan masyarakat mencapai 88,8 persen.
Adapun menurut data Kementerian Perhubungan (Kemenhub), total penumpang angkutan umum selama masa Angkutan Lebaran tahun 2026 mencapai 23,54 juta orang, meningkat 10,87 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan peningkatan terjadi di seluruh moda transportasi.
Rinciannya yakni moda angkutan jalan sebanyak 3,89 juta penumpang, mengalami kenaikan sebesar 11,64 persen dibandingkan 2025 yaitu 3,49 juta penumpang. Moda angkutan laut sebanyak 2,02 juta penumpang, mengalami kenaikan sebesar 9,86 persen dibandingkan 2025 yaitu 1,84 Juta Penumpang
Kemudian moda angkutan udara sebanyak 4,77 juta penumpang, mengalami kenaikan sebesar 6,97 persen dibandingkan 2025 yaitu 4,47 juta penumpang.
"Moda kereta api sebanyak 7,31 juta penumpang, mengalami kenaikan sebesar 10,13 persen dibandingkan 2025 yaitu 6,64 juta penumpang. Dan moda penyeberangan sebanyak 5,52 juta penumpang, mengalami kenaikan sebesar 15,36 persen dibandingkan 2025 yaitu 4,79 juta penumpang," kata Dudy dalam acara Penutupan Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2026 di Jakarta, Senin (30/3).
Selain pergerakan penumpang angkutan umum, jumlah kendaraan yang keluar dari Jabodetabek juga mengalami peningkatan. Tercatat, jumlah kendaraan yang keluar dari wilayah Jabodetabek mencapai 2,96 juta unit, naik 4 persen dibanding Lebaran tahun lalu.
Sebagian besar pergerakan kendaraan keluar Jabodetabek menuju arah timur Pulau Jawa (Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur), yaitu 1,5 juta kendaraan atau 51,50 persen. Kemudian 26,5 persen atau 785 ribu kendaraan menuju arah barat (Banten dan Sumatra). Lalu 22 persen atau 654 ribu kendaraan menuju arah selatan (Bogor dan Sukabumi).
Untuk pergerakan orang secara keseluruhan, berdasarkan Data Mobile Positioning 13-29 Maret 2026 selama 17 hari, tercatat sebanyak 147,55 juta orang melakukan perjalanan.
(kunthi fahmar sandy)