Parkir di Pasar Tanah Abang Capai Rp100 Ribu, Gubernur DKI Dorong Polisi Tindak Jukir Liar
Adanya video yang viral di media sosial terkait juru parkir liar di Tanah Abang karena menggetok tarif parkir hingga mencapai Rp100.000.
IDXChannel - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyoroti situasi dan perkembangan di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (19/2/2026).
Hal ini dilakukan setelah adanya video yang viral di media sosial terkait juru parkir (jukir) liar di Tanah Abang karena menggetok tarif parkir hingga mencapai Rp100.000.
"Jadi saya mengikuti apa yang terjadi di Tanah Abang dan kemudian kan sudah dikoordinasikan juga dengan kepolisian. Sudah diambil tindakan," kata Pramono, Kamis (19/2/2026). dia.
Ke depannya, Pemprov DKI Jakarta akan mendukung penuh dalam menindak tegas jukir liar yang meresahkan masyarakat.
"Pemerintah DKI Jakarta memberikan support sepenuhnya untuk yang seperti itu diambil tindakan," kata dia.
Delapan preman berkedok jukir di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat diamankan polisi.
Dari video yang beredar, polisi yang menyamar terlihat meringkus preman berkedok juru parkir. Mereka dianggap melakukan aksi premanisme karena menggetok tarif parkir hingga mencapai Rp100.000.
"Polsek telah mengambil tindakan kepolisian terhadap berita viral agar tidak semakin berkembang dan guna menciptakan situasi yang kondusif, dengan membawa tukang parkir yang terindikasi melakukan pungli untuk diambil keterangan," kata Kapolsek Tanah Abang, AKBP Dhimas Prasetyo.
Dhimas menyebut, delapan juru parkir liar itu kemudian langsung dibawa ke Polsek Tanah Abang guna pemeriksaan lebih lanjut. Sejauh ini, mereka yang diciduk masih berstatus terperiksa.
Dalam pemeriksaan awal, para pelaku mengakui menggetok tarif parkir berkisar Rp60.000 hingga Rp100.000.
(Nur Ichsan Yuniarto)