Pastikan Kebijakan Pendahulunya Bakal Dilanjutkan, Sarmuji: Akan Kita Perkuat
Menteri Perindustrian (Menperin) Muhammad Sarmuji memastikan akan melanjutkan kebijakan yang telah dijalankan oleh Agus Gumiwang Kartasasmita.
IDXChannel - Menteri Perindustrian (Menperin) Muhammad Sarmuji memastikan akan melanjutkan kebijakan yang telah dijalankan oleh Agus Gumiwang Kartasasmita sebagai pendahulunya.
Hal itu ditegaskan Sarmuji saat mengumpulkan para pejabat eselon I dan II Kementerian Perindustrian (Kemenperin), pada Jumat (2/10) kemarin. Ia memberikan penghargaan kepada Agus Gumiwang, yang dinilainya telah meletakkan fondasi yang baik bagi langkah Kemenperin.
“Apa yang sudah dirintis oleh Pak Agus Gumiwang sebagai Menteri tentu harus kita lanjutkan. Kita akan teruskan apa-apa yang sudah dicapai dan apa yang sudah diletakkan akan kita perkuat kembali,” kata Sarmuji dikutip Sabtu (3/10/2026).
Menurut dia, kesinambungan kebijakan penting agar pembangunan industri berjalan optimal. Namun, kesinambungan itu perlu dibarengi keberanian menghadirkan gagasan baru.
Ia meminta jajaran Kemenperin tidak hanya berkutat pada persoalan, tetapi juga membaca setiap peluang yang dapat dimanfaatkan.
“Kita harus memiliki mimpi-mimpi besar di Kementerian ini. Kita harus membaca setiap peluang untuk meningkatkan sektor industri ini menjadi tumpuan bagi pembangunan kita. Mari kita berpikir mengenai opportunity, apa yang bisa kita lakukan untuk menjadikan sektor industri ini sebagai leverage bagi pembangunan ekonomi kita,” tuturnya.
Di sisi lain, dia juga menginstruksikan jajarannya untuk meningkatkan kinerja sekaligus mengomunikasikan kinerja tersebut kepada publik. Menurutnya, komunikasi publik tetap penting agar kinerja pemerintah diketahui dengan baik oleh masyarakat.
Sarmuji juga meminta agar tidak ada sekat berlebihan antara pimpinan dan jajaran Kemenperin. Ia menginginkan suasana kerja yang terbuka, sehingga para pejabat dapat berdiskusi, berdialektika, serta memberikan masukan terhadap kebijakan yang akan diambil.
“Jangan memberikan penghormatan berlebih kepada saya, jangan memberikan pelayanan berlebih kepada saya. Penghormatan dan pelayanan yang berlebih itu akan menciptakan sekat-sekat bagi kita semua, yang membatasi kita untuk bisa berdiskusi, berdialektika, memberikan masukan dan memberikan saran terhadap kebijakan-kebijakan yang akan kita ambil,” pungkasnya.
(Wahyu Dwi Anggoro)