News

Pengembangan Stasiun Bogor Dimulai, Sejumlah Peron Ditutup Sementara

Yuwantoro Winduajie 15/04/2026 19:24 WIB

Pengembangan ini mencakup perpanjangan jalur kereta api serta penyesuaian dan pengembangan peron.

Pengembangan Stasiun Bogor Dimulai, Sejumlah Peron Ditutup Sementara

IDXChannel - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mulai melakukan pekerjaan pengembangan prasarana di Stasiun Bogor pada Rabu (15/4/2026). 

Pengembangan ini mencakup perpanjangan jalur kereta api serta penyesuaian dan pengembangan peron.

Seiring pelaksanaan proyek tersebut, dilakukan penutupan sementara peron jalur 6 hingga 8 serta penyesuaian pola operasi perjalanan KRL di Stasiun Bogor dan sekitarnya.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo mengatakan, pengembangan ini dilakukan untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas layanan di Stasiun Bogor.

“Mulai 15 April 2026, pekerjaan pengembangan di Stasiun Bogor resmi dilaksanakan. Penutupan sementara peron jalur 6 sampai 8 dilakukan untuk memastikan seluruh proses pekerjaan, termasuk perpanjangan jalur dan penataan peron, dapat berjalan dengan aman dan optimal,” kata Franoto.

Dia menambahkan, pekerjaan tersebut direncanakan berlangsung selama kurang lebih tiga bulan. Selama periode itu, akan ada penyesuaian perjalanan KRL sebagai bagian dari rekayasa operasional.

"Penyesuaian ini kami lakukan dengan mengutamakan aspek keselamatan perjalanan kereta api, mengingat adanya keterbatasan jalur operasional selama pekerjaan berlangsung," katanya.

KAI Daop 1 Jakarta menyatakan seluruh pekerjaan dilakukan dengan standar keselamatan yang tinggi, baik untuk perjalanan kereta maupun pekerja di lapangan.

"Keselamatan merupakan prioritas utama kami. Oleh karena itu, seluruh pekerjaan perpanjangan jalur dan pengembangan peron dilaksanakan dengan standar safety yang ketat agar tidak mengganggu keandalan operasional serta tetap menjamin keamanan pelanggan,” kata Franoto.

Sebagai langkah mitigasi, KAI melakukan optimalisasi jalur yang masih aktif serta menyampaikan informasi kepada pengguna melalui berbagai kanal komunikasi.

"Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan selama masa pekerjaan berlangsung. Penyesuaian ini merupakan bagian dari upaya kami dalam menghadirkan layanan yang lebih baik, aman, dan andal ke depannya,” kata Franoto.

(Nur Ichsan Yuniarto)

SHARE