Persediaan Minyak Global Turun 200 Juta Barel pada April 2026
Persediaan minyak global turun 200 juta barel pada April 2026 akibat perang di Timur Tengah.
IDXChannel - Persediaan minyak global turun 200 juta barel pada April 2026 akibat perang di Timur Tengah.
Menurut perkiraan dari S&P Global Energy, persediaan minyak mentah global menurun sekitar 6,6 juta barel per hari bulan lalu.
Dilansir dari UNN pada Rabu (6/5/2026), penyebab utama penurunan persediaan minyak tetaplah lumpuhnya aktivitas pelayaran di Selat Hormuz.
Jalur maritim penting itu telah lumpuh sejak pecah perang antara Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel pada Februari. Pada masa damai, seperlima pasokan minyak dunia melalui selat itu.
Menurut para ahli, pasar telah kehilangan sekitar 1 miliar barel minyak akibat perang di Iran.
Menurut Goldman Sachs, persediaan minyak global turun ke level terendah dalam delapan tahun. Dunia memiliki sekitar 45 hari persediaan produk olahan yang tersisa, termasuk bensin dan solar.
Para pedagang memperingatkan bahwa harga dapat melonjak tajam jika persediaan turun di bawah level kritis dalam beberapa minggu mendatang.
Di Eropa Utara, persediaan bahan bakar jet telah mencapai level terendah dalam enam tahun, sementara di AS, cadangan bensin menurun menjelang peningkatan konsumsi saat musim panas.
Statistik persediaan mencakup cadangan pemerintah dan perusahaan di berbagai negara, minyak mentah yang disimpan di kapal tanker di laut, dan cadangan minyak strategis yang dilepaskan oleh AS untuk mengatasi krisis energi. (Wahyu Dwi Anggoro)