Polri Kerahkan 27.000 Personel Amankan Mudik Lebaran 2026
Korlantas Polri menyiapkan 27.000 personel untuk pengamanan mudik Lebaran 2026, yang disiagakan di berbagai titik strategis selama arus mudik dan balik.
IDXChannel - Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri Brigjen Pol Faizal mengatakan pihaknya telah mempersiapkan 27.000 personel untuk pengamanan mudik Lebaran 2026. Para personel ini akan disiagakan di berbagai titik strategis selama arus mudik dan balik lebaran.
"Untuk tahun ini kurang lebih 27.000. Iya, 27.000 dengan berbagai sarana prasarana juga beberapa pos, baik itu pos pengamanan, maupun pos pelayanan dan pos terpadu. Ini semua nanti akan turun terhitung mulai 13 (Maret 2026) kita melaksanakan Operasi Ketupat sampai dengan 29 (Maret 2026)," kata Faizal usai menghadiri acara pelepasan tim liputan mudik iNews Media Group, Kamis (5/3/2026).
Dalam kesempatan itu, ia turut membagikan tips kepada pengendara demi kelancaran selama perjalanan mudik. Menurutnya, hal yang paling penting yang harus disiapkan pengendara adalah kondisi kesehatannya.
"Persiapkan yang pertama itu adalah persiapan kondisi kesehatan, fisik, ini yang paling penting. kemudian yang kedua adalah kendaraan, cek kesiapan kendaraan, yang semuanya harus dicek," sambungnya.
Bagi para pemudik roda dua atau mobil juga diminta untuk selalu menjaga emosi ketika berkendara. Hal ini demi menjaga keselamatan dan kenyamanan selama perjalanan.
"Kemudian yang ketiga adalah bagaimana menjaga emosi di jalan. Jaga emosi di jalan baik pada saat menggunakan kendaraan pribadi, roda dua, istirahat itu yang paling penting, istirahat," ucapnya.
Pemudik juga diimbau untuk selalu berkomunikasi dengan keluarga selama perjalanan. Serta selalu mengikuti arahan petugas di lapangan.
"Ini yang paling penting, ikuti segala imbauan petugas, petugas apa saja yang bertugas di lapangan nanti pada saat Operasi Ketupat mudik-balik tolong ikuti. Karena pada prinsipnya petugas itu akan membantu kelancaran, kenyamanan, kemudian keselamatan para pemudik," kata dia.
(Febrina Ratna Iskana)