News

Prabowo Kirim 17 Starlink Pulihkan Akses Komunikasi Terputus di Sumut

Binti Mufarida 29/11/2025 07:23 WIB

Pengiriman bantuan starlink ini akan memudahkan koordinasi penanganan bencana yang melanda di berbagai titik.

Prabowo Kirim 17 Starlink Pulihkan Akses Komunikasi Terputus di Sumut (FOTO:iNews Media Group)

IDXChannel - Presiden Prabowo Subianto mengirimkan bantuan sebanyak 17 Starlink untuk memulihkan akses komunikasi yang terputus di beberapa wilayah di Sumatera Utara (Sumut) imbas bencana banjir dan tanah longsor. 

Pengiriman bantuan starlink ini akan memudahkan koordinasi penanganan bencana yang melanda di berbagai titik. 

"Saat ini sudah masuk bantuan Bapak Presiden Prabowo Subianto untuk Sumut. Pertama adalah alat komunikasi Starlink, ada 17, ini sangat berguna dengan adanya alat Starlink," kata Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto saat konferensi pers, dikutip Sabtu (29/11/2025).

Selain itu, Suharyanto mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo juga mengirimkan 17 genset, 15 perahu LCR, 750 dus mie instan, 19 tenda pengungsi dan 1 kompresor. Dia memastikan bantuan-bantuan ini akan didistribusikan sesuai dengan kebutuhan masing-masing wilayah yang terkena bencana.

"Di beberapa titik yang menonjol adalah di Tapteng, itu listrik dan air masih mati sehingga bantuan dari bapak presiden ada alat komunikasi 17 dan genset 17, ini sangat bermanfaat, perahu LCR ada 15, makanan mie instan 750 dus, tenda pengungsi 19 dan kompresor 1. Ini adalah bantuan tahap awal dan bantuan dari kementerian lembaga dan TNI/Polri juga masuk terus, nanti kita distribusikan sesuai kebutuhan," kata dia.

Sementara, dari data BNPB bahwa dampak dari bencana yang terjadi di Sumatra Utara, hingga saat ini terdapat 116 korban meninggal dunia dan 42 orang hilang. 

Korban tersebar di beberapa wilayah, di antaranya Tapanuli Utara sebanyak 11 orang, Tapanuli Tengah 51 orang, Tapanuli Selatan 32 orang, Kota Sibolga 17 orang, Humbang Hasundutan 6 orang, Kota Padang Sidempuan 1 orang, serta Pakpak Barat 2 orang. Mandailing Natal tidak melaporkan korban jiwa.

(kunthi fahmar sandy)

SHARE