News

Prabowo-Macron Perkuat Kerja Sama Pertahanan, Rafale hingga Latihan Militer Bersama

Binti Mufarida 29/05/2026 07:44 WIB

Macron mengatakan bahwa Indonesia dan Prancis memiliki kemitraan yang strategis di bidang keamanan dan pertahanan.

Prabowo-Macron Perkuat Kerja Sama Pertahanan, Rafale hingga Latihan Militer Bersama

IDXChannel - Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Prancis Emmanuel Macron menegaskan komitmen Indonesia-Prancis untuk terus memperkuat kerja sama di bidang pertahanan.

“Dalam beberapa hal Indonesia dan Perancis memiliki sikap yang sama dan saat ini hubungan bilateral kita sangat baik, ini tidak lain adalah karena dukungan langsung dari Presiden Macron," kata Prabowo saat Joint Press Statement bersama di Istana Elysee, Paris, Kamis (28/5/2026).

"Di bidang pertahanan hubungan kita sangat baik, di bidang kerja sama science dan teknologi juga sangat baik, di bidang pendidikan kita ingin lebih ditingkatkan lagi,” lanjut Prabowo.

Bahkan, Prabowo mengatakan gembira bahwa hubungan bilateral antara Indonesia dan Prancis dalam kondisi baik. Bahkan, sudah punya komprehensif strategic partnership sehingga nantinya diharapkan akan ada kerja sama lebih konkrit, seimbang dan berdampak.

“Kita dalam hari ini saya kira akan membahas beberapa isu-isu penting kerja sama di bidang pertahanan, energi bersih, pendidikan research dan laksanakan perjanjian Indonesia-European Union CEPA. Kami terima kasih dukungan Presiden Macron untuk mempercepat perkembangan ini,” kata Prabowo.

Sementara itu, Macron mengatakan bahwa Indonesia dan Prancis memiliki kemitraan yang strategis di bidang keamanan dan pertahanan. Termasuk pengiriman jet tempur Rafale buatan Dassault Aviation Prancis.

“Di bidang keamanan dan pertahanan, Indonesia dan Prancis dipersatukan oleh kemitraan luar biasa yang memungkinkan kita, secara konkret, untuk memperkuat kedaulatan masing-masing dan membuat kemajuan di sektor teknologi dan industri," kata Macron.

"Pengiriman jet tempur Rafale pertama yang diperoleh Indonesia dalam beberapa bulan terakhir adalah contoh utama dari hal ini,” kata dia.

Selain itu, Macron juga mengatakan bahwa dalam diskusi keduanya juga dibahas mengenai perluasan kerja sama di bidang keamanan, salah satunya latihan militer bersama melalui bersandi Misi Pégase pada September 2026 mendatang.

“Kita telah meningkatkan jumlah latihan bersama, beberapa di antaranya akan berlangsung dalam beberapa bulan mendatang, khususnya terkait dengan Misi Pégase pada September 2026,” katanya.

“Tetapi di semua bidang, baik itu menyangkut jet tempur, kemampuan Angkatan Laut Indonesia, atau kemampuan Angkatan Darat, atau latihan bersama, kita telah memberikan dimensi baru pada kemitraan pertahanan dan keamanan, dan kita akan segera bertukar informasi lagi dan membangun perspektif baru,” kata Macron.

(Nur Ichsan Yuniarto)

SHARE