News

Prabowo Sambut Kedatangan PM India Narendra Modi di Pangkalan TNI AU Halim

Binti Mufarida 06/07/2026 18:22 WIB

Presiden Prabowo Subianto menyambut kedatangan Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Senin (6/7/2026).

Prabowo Sambut Kedatangan PM India Narendra Modi di Pangkalan TNI AU Halim (FOTO:Dok BPMI Setpres)

IDXChannel - Presiden Prabowo Subianto menyambut kedatangan Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Senin (6/7/2026).

Dari pantauan iNews Media Group, Presiden Prabowo menunggu PM Modi langsung di bawah tangga garbarata. Selanjutnya, keduanya saling berjabat tangan erat dan berjalan bersama. Keduanya pun tampak menikmati tarian None Kemayoran sebelum PM Modi memasuki mobil kepresidenan.

Sebelumnya, Presiden Prabowo terlebih dulu mengantar kepulangan PM Singapura Lawrence Wong di tempat yang sama. Diketahui, Presiden Prabowo dan PM Wong telah melakukan pertemuan bilateral di Istana Merdeka, Jakarta.

Selain itu tampak, Menko Polkam Djamhari Chaniago, Menteri Luar Negeri Sugiono, dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi yang juga turut mendampingi Presiden Prabowo.

Diketahui, Modi melakukan kunjungan ke Indonesia pada 6—8 Juli 2026. Modi diagendakan akan melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Prabowo di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa (7/6/2026). 

“Atas undangan Presiden Prabowo, Perdana Menteri Narendra Modi akan berada di Indonesia selama dua malam. Kunjungan ini akan mencakup Jakarta dan Yogyakarta,” ujar Duta Besar India untuk Indonesia Sandeep Chakravorty.

Lebih lanjut, Chakravorty mengatakan bahwa pertemuan Modi dengan Prabowo akan membahas berbagai isu strategis, baik hubungan bilateral maupun perkembangan regional dan global.

Selain itu, kedua kepala negara akan membahas sejumlah kerja sama yang diproyeksikan akan menghasilkan sejumlah nota kesepahaman (MoU) di berbagai sektor strategis. “Di antara MoU yang sedang dipersiapkan, akan ada kerja sama di bidang kesehatan, antariksa, ilmu pengetahuan dan teknologi, farmasi, ketahanan pangan, pendidikan, serta hilirisasi,” kata Chakravorty. 

“Sebagian masih dalam proses, sebagian akan selesai tepat waktu, dan sebagian mungkin membutuhkan waktu lebih lama. Namun, kunjungan ini tetap akan menghasilkan berbagai capaian,” tuturnya. 

Ia mengatakan kerja sama kedua negara akan difokuskan pada lima pilar utama, yakni pertahanan dan keamanan, perdagangan serta investasi, ketahanan pangan dan energi, pengembangan hilirisasi, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang kesehatan dan pendidikan. “Kunjungan ini akan semakin mempererat hubungan India dan Indonesia melalui lima pilar kerja sama yang telah kami siapkan,” ujarnya.

Menurut Chakravorty, India dan Indonesia memiliki kepentingan bersama sebagai negara maritim di kawasan Indo-Pasifik. Karena itu, isu pertahanan dan keamanan maritim akan menjadi salah satu agenda penting dalam pertemuan Modi dan Prabowo. “Kami merupakan negara perdagangan besar. Kami juga berbagi ruang maritim yang sama sebagai negara tetangga maritim,” kata dia.

Pada kesempatan itu, Chakravorty menjelaskan bahwa Modi dijadwalkan akan tiba di Indonesia pada Senin, 6 Juli 2026, malam. Keesokan harinya, pada Selasa, 7 Juli 2026, Modi akan menggelar pertemuan bilateral dengan Prabowo di Istana dilanjutkan dengan jamuan kenegaraan.

Pada malam harinya, Modi dijadwalkan menghadiri acara bersama komunitas India di Indonesia. Selain bertemu Prabowo, Modi juga dijadwalkan menyampaikan pidato di hadapan parlemen Indonesia untuk memaparkan pandangannya mengenai kawasan, dunia, serta masa depan hubungan India dan Indonesia.

Sehari berikutnya, Rabu, 8 Juli 2026, Modi direncanakan melanjutkan kunjungan ke Yogyakarta untuk berkunjung ke Candi Prambanan. Selanjutnya, Modi akan bertolak ke Australia dan Selandia Baru sebagai bagian dari rangkaian lawatan kenegaraan ke kawasan Indo-Pasifik.


(kunthi fahmar sandy)

SHARE