News

Prabowo Tantang Menhub-KAI Realisasikan Kereta Trans-Sumatera, Lanjut Trans-Kalimantan

Binti Mufarida 30/07/2026 12:48 WIB

Prabowo menargetkan pembangunan jaringan Trans-Sumatra Railway yang menghubungkan Bakauheni, Lampung, hingga Medan, Sumatera Utara segera terealisasi.

Prabowo Tantang Menhub-KAI Realisasikan Kereta Trans-Sumatra, Lanjut Trans-Kalimantan. Foto: iNews Media Group.

IDXChannel - Presiden Prabowo Subianto menargetkan pembangunan jaringan Trans-Sumatra Railway yang menghubungkan Bakauheni, Lampung, hingga Medan, Sumatera Utara segera terealisasi, termasuk Trans-Kalimantan. 
 
Hal itu disampaikan Prabowo saat meresmikan revitalisasi Stasiun Semarang Tawang, Jawa Tengah, Kamis (30/7/2026). Dalam pidatonya, Prabowo lebih dulu menyampaikan harapannya agar PT Kereta Api Indonesia (KAI) terus berkembang dan memiliki visi besar dalam membangun transportasi nasional.
 
“Terima kasih Kereta Api Indonesia, teruskan. Dan hari ini saya akan mencoba kereta api baru yang diluncurkan oleh KAI untuk mendukung, menopang pariwisata yang diberi nama Nusantara Explorer. Saya ingin Kereta Api Indonesia berkembang dengan pesat, dengan luas, dengan besar. Bangsa kita besar. Jadi saya minta semua pejabat, petugas, pemimpin berpikir besar. Berhati besar. Jangan berpikir kerdil, kecil. Semangat besar, cita-cita besar. Gantungkan cita-cita kita setinggi langit,” kata Prabowo.
 
Prabowo kemudian mengungkapkan rencana besar pembangunan jalur kereta api lintas Sumatera yang akan menghubungkan wilayah paling selatan hingga utara Pulau Sumatera.
 
“Habis ini Trans-Sumatra Railway dari Bandar Lampung ya, mana titik yang paling selatan? Bandar Lampung ya? Titik yang paling selatan Bakauheni sampai ke titik paling utara, Medan,” ujar Prabowo.
 
Prabowo kemudian meminta komitmen Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin dan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi untuk merealisasikan proyek tersebut. “Bisa KAI? Bisa Menteri Perhubungan?” tanya Prabowo.
 
Pertanyaan itu langsung dijawab kompak oleh Direktur Utama PT KAI dan Menteri Perhubungan. “Siap bisa,” jawab keduanya kompak.
 
Mendengar jawaban tersebut, Prabowo pun berkelakar bahwa para pembantunya memang harus diberi target besar. “Kita kasih dia tugas harus kasih yang berat, jangan kasih yang ringan-ringan, ya,” ujar Prabowo.
Tak hanya itu, Prabowo juga mengungkapkan rencana pembangunan Trans-Kalimantan setelah proyek Trans-Sumatra dimulai. “Habis Trans-Sumatra nanti Trans-Kalimantan kalau bisa bersamaan kita mulai. Indonesia negara besar, Indonesia negara kuat, Indonesia negara makmur. Kita buktikan. Indonesia menghadapi masa depan dengan optimis, dengan gembira, dengan semangat, tanpa melupakan sejarah. Sejarah penting bagi kita, bagi kepribadian kita, bagi masa depan kita,” tuturnya.
 
Di akhir sambutannya, Prabowo berharap revitalisasi stasiun-stasiun bersejarah terus berlanjut dan pembangunan jaringan kereta api nasional dapat segera direalisasikan.
 
“Terima kasih, selamat bertugas. Dan dengan demikian saya akan resmikan sebentar lagi revitalisasi Stasiun Semarang Tawang dan saya menanti peresmian revitalisasi stasiun-stasiun lain termasuk launching Trans-Sumatra Railway,” kata dia.

(NIA DEVIYANA)

SHARE