News

Prabowo Tegaskan Politik Luar Negeri RI Tetap Bebas Aktif dan Nonblok

Binti Mufarida 10/03/2026 09:00 WIB

Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia terus memegang teguh prinsip politik luar negeri bebas aktif di tengah dinamika konflik global.

Prabowo Tegaskan Politik Luar Negeri RI Tetap Bebas Aktif dan Nonblok. (Foto Tangkapan Layar YouTube Setpres)

IDXChannel - Presiden Prabowo Subianto menegaskan, Indonesia terus memegang teguh prinsip politik luar negeri bebas aktif di tengah dinamika konflik global yang semakin kompleks.

“Bangsa kita, negara kita berada dalam jalur yang sudah benar. Kita berada di jalur tidak memihak. Kita selalu berada di jalur bebas aktif, nonblok. Kita tidak ingin ikut blok mana pun. Kita menghormati semua kekuatan. Kita menghormati semua negara. Itulah Indonesia,” ujarnya, dikutip Selasa (10/3/2026).

Prabowo menyampaikan, dunia saat ini tengah menghadapi situasi yang penuh ketidakpastian akibat berbagai konflik yang terjadi di sejumlah kawasan. Menurutnya, eskalasi ketegangan di kawasan menjadi contoh nyata bahwa situasi global saat ini berada dalam kondisi yang penuh tantangan.

“Di mana-mana meletus perang, hampir di semua kawasan di dunia, terutama di kawasan Timur Tengah. Beberapa saat yang lalu kita menyadari ada perang yang besar di Eropa, di Ukraina. Sekarang hampir seluruh Timur Tengah terkena. Walaupun kita berada secara geografis jauh dari tempat itu, tapi bumi kita sudah menjadi sesungguhnya kecil,” katanya.

Sikap Indonesia yang tidak memihak blok manapun, kata Prabowo, merupakan cerminan dari nilai kebangsaan Indonesia yang menjunjung tinggi keberagaman dan persatuan. Prinsip Bhinneka Tunggal Ika yang menjadi fondasi kehidupan nasional juga tercermin dalam cara Indonesia membangun hubungan dengan negara-negara lain di dunia.

“Kita menghormati semua bangsa, menghormati semua agama, menghormati semua ras, menghormati semua kelompok etnis. Inilah yang membuat Indonesia sekarang menikmati kondisi yang damai. Kita bisa hidup berdampingan ratusan kelompok etnis, tapi kita bisa rukun,” ujarnya.

(Dhera Arizona)

SHARE