News

Proyek LRT Jakarta Ditargetkan Tembus Dukuh Atas pada Akhir 2028

Danandaya Arya Putra 30/06/2026 08:50 WIB

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memperpanjang lintasan LRT Jakarta dari Stasiun Manggarai ke kawasan Dukuh Atas.

Proyek LRT Jakarta Ditargetkan Tembus Dukuh Atas pada Akhir 2028. (Foto Istimewa)

IDXChannel - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memperpanjang lintasan LRT Jakarta dari Stasiun Manggarai ke kawasan Dukuh Atas. Perpanjangan lintasan ini ditargetkan rampung pada akhir 2028 atau paling lambat 2029.

"Nanti untuk LRT yang dari Manggarai akan kami sambungkan sampai dengan Dukuh Atas dan mudah-mudahan tahun 2028 akhir atau 2029 sudah selesai," ujar Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung kepada wartawan, Jakarta, dikutip Selasa (30/6/2026).

Dia menjelaskan, proyek tersebut bisa dikerjakan cepat karena Pemprov DKI Jakarta tidak mengalami kendala pembebasan lahan di sepanjang jalur lintas baru. Ditambah lagi, biaya untuk proyek tersebut juga telah disiapkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

"Karena tidak ada pembebasan lahan dan sekarang ini anggarannya sudah dipersiapkan di APBD yang sekarang sehingga bisa langsung dikerjakan mulai dari Manggarai sampai dengan Dukuh Atas," kata dia.

Sekadar informasi, perpanjangan rute ke kawasan Dukuh Atas merupakan proyek lanjutan LRT Jakarta Velodrome-Manggarai. Perpanjangan rute baru itu akan dikerjakan setelah rute Velodrome-Manggarai diresmikan Pemprov DKI Jakarta. 

Pramono berencana meresmikan LRT Jakarta Velodrome-Manggarai pada Agustus 2026. Rute tersebut menghabiskan biaya Rp12,5 triliun dengan panjang lintasan 12,5 kilometer (km).

"Nanti tambah 2 kilometer sampai dengan Dukuh Atas. Jadi sekitar 14,5 kilometer dari Velodrome sampai dengan Dukuh Atas, dan kalau itu terjadi maka konektivitas Jakarta makin apa makin terkoneksi dengan baik," kata dia. 

Di sisi lain, Pemprov DKI Jakarta juga tengah membangun jembatan berbentuk donat di Dukuh Atas. Infrastruktur pendukung itu akan mengintegrasikan enam moda transportasi di Ibu Kota.

"Sebagian orang secara simpel mengatakan seperti donat lah gitu ya, akan menghubungkan enam moda yaitu dua LRT oleh pemerintah pusat dan LRT oleh pemerintah Jakarta, MRT, TransJakarta, kereta bandara, sama yang JakLingko dan sebagainya yang internal," ujarnya.

(Dhera Arizona)

SHARE