Puncak Arus Balik Diprediksi H+2 Lebaran, Lingkar Gentong Bakal Padat dari Simpang Sukamantri
Sebab karakteristik arus balik bersifat serentak sehingga penumpukan kendaraan tak terelakkan.
IDXChannel - Puncak arus kendaraan mudik yang melintasi Lingkar Gentong diprediksi H+2 atau H+3 Lebaran. Potensi terjadinya penumpukan kendaraan bakal bermula di pos Panyusuhan dan Simpang Sukamantri.
Kasat Lantas Polres Tasikmalaya Kota AKP Riki Kustiawan menekankan tren dalam dua tahun belakang, justru kepadatan kendaraan masif terjadi saat arus balik di Lingkar Gentong.
Sebab karakteristik arus balik bersifat serentak sehingga penumpukan kendaraan tak terelakkan.
"Berarti tanggal 24 dan 25 Maret diprediksi puncak arus balik, pemudik harus bijak pilih tanggal pulang," kata Riki, Minggu (22/3/2026).
Riki menitikberatkan penumpukan kendaraan di Lingkar Gentong tak terlepas dari kepadatan kendaraan di Garut.
Ketika ada penerapan rekayasa lalu lintas one way di Limbangan dan sekitarnya, maka bakal berdampak pada arus lalu lintas di Lingkar Gentong.
"Kami jadinya koordinasi dengan pihak polres Garut terkait jam-jam one way. Di Garut harusnya dikuras (lalu lintas normal kendaraan), baru dari Gentong bisa diberlakukan one way ke arah Garut," kata dia.
Adapun hingga saat ini, pergerakan arus kendaraan dari arah Ciamis hingga Jawa Tengah yang melintasi Lingkar Gentong kecenderungan lancar hingga hari kedua lebaran. Arus lalu lintas kendaraan ke Letter U Lingkar Gentong sampai perbatasan antara Kabupaten Garut dan Kabupaten Tasikmalaya adalah plat Z atau belum variatif seperti plat D hingga B Jakarta.
Sebelumnya, Wakil Bupati Tasikmalaya Asep Sopari Al-Ayubi mengimbau para pemudik agar mempertimbangkan waktu pulang lebih awal demi kelancaran arus balik. Sebab, karakteristik pemudik kebanyakan memilih pulang di H+3 hingga H+5 lebaran setiap tahunnya atau saat puncak arus balik.
"Saya menghimbau dan mungkin sangat memohon ya, jangan menunggu arus balik itu puncaknya yang diperkirakan kalau saya mengikuti pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan itu terjadi hari Selasa dan malam Rabu atau hari Rabu malam Kamis," kata dia.
(Nur Ichsan Yuniarto)