Realisasikan Instruksi Presiden Prabowo, Polri Bentuk Satgas Asri
Satgas Asri (Aktif, Sehat, Ramah dan Indah) itu nantinya akan dipimpin oleh Kakor Binmas Baharkam Polri Irjen Kalingga Rendra.
IDXChannel—Kepolisian Negara Republik Indonesia membentuk Satgas Asri, menindaklanjuti instruksi Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan kerja bakti rutin membersihkan lingkungan.
Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir menyebut Satgas Asri (Aktif, Sehat, Ramah dan Indah) itu nantinya akan dipimpin oleh Kakor Binmas Baharkam Polri Irjen Kalingga Rendra.
Dia menjelaskan pembentukan Satgas Asri dilakukan untuk menumbuhkan kebiasaan hidup sehat serta kepedulian terhadap lingkungan kerja. Nantinya Satgas Asri akan dibentuk mulai dari tingkat Polsek.
“Kapolri ingin menegaskan bahwa Asri bukan sekadar slogan. Pesan yang ingin ditegaskan adalah kepedulian terhadap lingkungan perlu diwujudkan melalui aksi nyata, dimulai dari hal-hal sederhana dan dari tempat kita bekerja setiap hari,” kata Isir dalam keterangan tertulis, dikutip Sabtu (14/2/2026).
Isir menambahkan hal ini juga sebagai tindaklanjut dari arahan Presiden dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di SICC beberapa waktu lalu.
Dia juga menyebut Polri juga memiliki peran strategis sebagai teladan dalam menjaga kelestarian lingkungan. Oleh karenanya, penerapan prinsip ramah lingkungan harus dimulai dari internal institusi melalui langkah-langkah konkret.
“Gerakan Asri bukan sekadar program simbolik, tetapi harus menjadi kebiasaan dan budaya kerja Polri sehari-hari,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, Isir mengatakan Satgas Asri telah memberikan empat arahan bagi seluruh jajaran Korps Bhayangkara. Pertama, setiap personel wajib membersihkan lingkungan kerja satu jam sebelum memulai aktivitas kedinasan.
Kedua, setiap satuan kerja wajib melaksanakan korve atau kerja bakti minimal satu minggu sekali di area Mako dan lingkungan sekitarnya.
Ketiga, secara periodik mengajak kelompok masyarakat untuk bersama-sama membersihkan fasilitas umum sebagai bentuk sinergi Polri dengan masyarakat.
“Keempat, melaksanakan langkah-langkah ramah lingkungan seperti pengurangan penggunaan plastik sekali pakai, penghematan energi dan air, serta penataan ruang kerja yang hijau dan berkelanjutan,” ujarnya.
Tak hanya itu, para pimpinan di setiap satuan kerja juga diminta aktif mengerahkan personel dalam kegiatan peduli lingkungan, termasuk kerja bakti, penanaman pohon serta pengelolaan sampah.
“Upaya ini diharapkan dapat mendukung pencapaian target pembangunan nasional yang berwawasan lingkungan sebagaimana ditekankan oleh Presiden,” tutupnya.
(Nadya Kurnia)