News

RI Putuskan Gabung Board of Peace usai Konsultasi dengan Tujuh Negara Muslim

Binti Mufarida 04/02/2026 21:40 WIB

Indonesia telah melalui proses panjang sebelum akhirnya memutuskan bergabung dengan Board of Peace yang digagas oleh Presiden AS Donald Trump.

RI Putuskan Gabung Board of Peace usai Konsultasi dengan Tujuh Negara Muslim. (Foto Binti M/IMG)

IDXChannel - Indonesia telah melalui proses panjang sebelum akhirnya memutuskan bergabung dengan Board of Peace atau Dewan Perdamaian yang digagas oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Hal tersebut disampaikan mantan Menteri Luar Negeri (Menlu) Hasan Wirajuda usai menerima penjelasan langsung dari Presiden Prabowo Subianto dalam pertemuan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (4/2/2026).

"Dan juga ketika kita pada akhirnya memutuskan bergabung, kita juga melalui proses konsultasi yang erat dengan tujuh negara Islam atau negara berpenduduk mayoritas Islam," ujar Hasan usai pertemuan tersebut.

Tujuh negara mayoritas Islam yang dimaksud dan turut bergabung dalam Board of Peace tersebut yakni Republik Turkiye, Republik Arab Mesir, Kerajaan Hashemite Yordania, Republik Islam Pakistan, Negara Qatar, Kerajaan Arab Saudi, serta Uni Emirat Arab.

Dalam pertemuan dengan para mantan Menteri Luar Negeri dan mantan Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu), Presiden Prabowo Subianto turut menyampaikan tujuan utama Indonesia bergabung dalam dewan tersebut. “Untuk membantu penyelesaian masalah Palestina khususnya di Gaza,” katanya.

Hasan menilai kehadiran delapan negara dengan mayoritas penduduk muslim di dalam Board of Peace menjadi faktor penting untuk menjaga keseimbangan dalam pengambilan keputusan.

“Memang ada kekhawatiran bahwa Trump akan memainkan peran luar biasa, tidak dapat dikontrol, tapi setidaknya delapan negara ini bisa menyeimbangkan proses di dalam Board of Peace,” kata dia.

Sebagai informasi, Presiden Prabowo secara khusus mengundang para mantan Menlu dan Wamenlu untuk berdiskusi mengenai dinamika global terkini, termasuk pembahasan mengenai Board of Peace. Sejumlah tokoh diplomasi Indonesia yang hadir antara lain mantan Menlu Retno Marsudi, Alwi Shihab, Marty Natalegawa, serta mantan Wamenlu Dino Patti Djalal.

(Dhera Arizona)

SHARE