News

Sekolah di Singapura Lebih Murah, Begini Respons Mendikdasmen

Yuwantoro Winduajie 04/08/2026 22:19 WIB

Perbandingan tersebut tidak bisa dilakukan secara langsung karena skala dan kompleksitas permasalahan pendidikan Indonesia jauh berbeda dengan Singapura.

Sekolah di Singapura Lebih Murah, Begini Respons Mendikdasmen (FOTO:iNews Media Group)

IDXChannel - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti menanggapi pernyataan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian yang menyebut biaya menyekolahkan anak di Singapura lebih murah dibanding di Jakarta.

Menurut Abdul Mu'ti, perbandingan tersebut tidak bisa dilakukan secara langsung karena skala dan kompleksitas permasalahan pendidikan Indonesia jauh berbeda dengan Singapura.

"Ya Singapura kan sekolahnya cuman segitu aja" kata Abdul Mu'ti di Jakarta, Selasa (4/8/2026).

Abdul Mu'ti kemudian menyoroti perbedaan jumlah sekolah antara Indonesia dengan Singapura. Menurut dia, Indonesia memiliki sekitar 400 ribu sekolah. Jumlah tersebut tergolong tinggi lantaran hampir setara dengan populasi Brunei Darussalam.

"Ya Singapura itu kan sekolahnya cuman sedikit sekali. Kita tuh sekolahnya 400.000 sekolah di Indonesia loh. Itu hampir sama dengan penduduk Brunei Darussalam. Muridnya 53 juta. Jadi kompleksitas persoalannya memang sangat berbeda," ujarnya.

Karena itu, ia menilai membandingkan biaya maupun pengelolaan pendidikan Indonesia dengan Singapura tidak sepenuhnya sebanding.

"Jadi kalau membandingkan Indonesia dengan Singapura ya, dengan segala hormat saya kira tidak apple to apple lah," katanya.

Sebelumnya, Tito Karnavian membandingkan biaya sekolah di Jakarta dengan Singapura berdasarkan pengalamannya saat menempuh pendidikan doktoral selama empat tahun di negara tersebut. Saat itu, ia membawa tiga anaknya yang masih duduk di bangku sekolah dasar.

Menurut Tito, proses pendaftaran sekolah di Singapura berlangsung mudah karena didukung sistem digital yang terintegrasi. Sebagai warga negara asing, ia hanya perlu menggunakan Foreign Identity Number (FIN) untuk mengakses portal resmi Kementerian Pendidikan Singapura dan mengurus kebutuhan pendidikan anak-anaknya.

"Saya merasa kok lebih murah kok di Singapura nyekolahin anak dibanding dengan saya di Jakarta," kata Tito dalam Rakornas Dukcapil dan Rilis Data Kependudukan Semester I Tahun 2026.


(kunthi fahmar sandy)

SHARE