News

Sering Keluar Negeri, Prabowo: Hubungan Saya dengan Putin dan Trump Baik

Binti Mufarida 10/06/2026 17:05 WIB

Presiden Prabowo Subianto menegaskan dirinya berhubungan baik dengan Presiden Rusia Vladimir Putin maupun Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Sering Keluar Negeri, Prabowo: Hubungan Saya dengan Putin dan Trump Baik. (Foto Tangkapan Layar)

IDXChannel - Presiden Prabowo Subianto menegaskan dirinya berhubungan baik dengan Presiden Rusia Vladimir Putin maupun Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

“Sekarang (hubungan) saya baik sama Presiden Putin, baik saya. Tapi saya baik juga sama Presiden Trump," ujarnya saat menghadiri acara Munas HIPMI XVIII di Bandar Lampung, Rabu (10/6/2026).

Hal itu diungkapkan Prabowo yang mulanya menjawab kritik karena dianggap terlalu sering kunjungan kerja keluar negeri. Menurutnya, siapapun Presidennya, kritik itu bakal terus ada.

"Di sini saya disalahkan di situ saya disalahkan. Tapi enggak ada masalah," katanya.

Dia mencontohkan, Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) juga pernah dikritik karena jarang kunjungan keluar negeri. Sementara kini, dirinya dikritik karena dianggap terlalu sering bepergian keluar negeri.

“Jadi, ada Presiden kayak Pak Jokowi yang jarang keluar negeri, disalahkan ya kan ‘Jokowi enggak pernah ke luar negeri. Jokowi tidak peduli politik luar negeri’. Saya sering ke luar negeri, ‘Prabowo sering ke luar negeri’. Aneh sebenarnya tidak ada masalah gitu, bener enggak,” katanya.

Prabowo pun menegaskan saat ini dinamika politik sudah berubah, tidak ada yang tahu kawan ataupun lawan. “Situasi mungkin berubah, sekarang dinamikanya geopolitik begitu kacau. Kita tidak tahu kawan siapa, lawan siapa,” kata dia.

Namun, kata Prabowo, Indonesia beruntung mendapatkan warisan dari para pendiri bangsa yang menegaskan politik luar negeri Indonesia bebas aktif atau non aligned.

“Kita beruntung, saya beruntung. Presiden Indonesia menerima warisan dari pendiri-pendiri bangsa kita. Bahwa politik luar negeri Indonesia adalah politik non aligned, politik non-blok kita bersahabat sama semua negara, kita bersahabat sama semua kekuatan, kita tidak mau terlibat dengan pakta-pakta militer siapapun,” ujarnya.

“Karena itu, begitu saya menerima mandat sebagai Presiden, saya langsung, saya langsung gariskan politik luar negeri kita meneruskan politik non aligned, politik non-blok, politik bebas aktif. 1.000 kawan terlalu sedikit, satu lawan terlalu banyak. Ini adalah garis yang saya tempuh,” kata Prabowo.

Dia menambahkan, kritik akan terus ada. Namun, dirinya meyakini apa yang dilakukan saat ini bukan masalah besar.

“Saudara-saudara noise selalu ada yang penting kita yakin garis kita di mana. Selama saya yakin saya kerja untuk bangsa dan rakyat Indonesia selamanya saya tidak ragu-ragu,” kata dia. 

(Dhera Arizona)

SHARE