News

Silmy Karim Kenakan Rompi Oranye, Ditahan KPK Terkait OTT Kantor Imigrasi Jakbar

Binti Mufarida 04/06/2026 09:19 WIB

Silmy Karim keluar dari Gedung KPK dengan mengenakan rompi oranye dan tangan diborgol. Dia terkait operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Imigrasi Jakbar.

Silmy Karim Kenakan Rompi Oranye, Ditahan KPK Terkait OTT Kantor Imigrasi Jakbar. (Foto: Jonathan Simanjuntak/iNews Media Group)

IDXChannel - Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Silmy Karim, menjadi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Imigrasi Jakarta Barat (Jakbar).

Silmy Karim terlihat keluar dari di Gedung Merah Putih KPK dengan mengenakan rompi oranye dan tangan diborgol setelah menjalani pemeriksaan intensif sejak Rabu (3/6/2026) malam hingga Kamis (4/6/2026) pagi.

Meski KPK belum memberikan keterangan resmi, namun rompi oranye biasanya digunakan oleh tahanan KPK yang sudah berstatus tersangka.

Silmy sebelumnya mendatangi Gedung Merah Putih KPK pada Rabu (3/6/2026) malam. Kedatangannya ini terjadi setelah KPK meminta Silmy Karim menyerahkan diri karena diduga terkait OTT di Kantor Imigrasi Jakbar.

Silmy terlihat berada di pelataran Gedung Merah Putih KPK sekira pukul 22.38 WIB dengan mengenakan batik coklat. Dalam kesempatan tersebut, ia dikawal kurang lebih tiga ajudan. Sempat terjadi aksi saling dorong antara ajudannya dengan awal media yang sudah menunggunya.

Setelah melengkapi administrasi di meja resepsionis, Silmy kemudian beranjak ke lantai dua Merah Putih KPK untuk pemeriksaan.

Adapun, KPK menjaring 17 orang dalam rangkaian OTT Kantor Imigrasi Jakbar. Satu di antaranya ialah eks Plt. Dirjen Imigrasi, Safar M. Godam. 

"Dari 17 orang yang diamankan salah satunya saudara SG yang merupakan Plt. Dirjen Imigrasi periode 2024-2025," kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo kepada wartawan, Rabu (3/6/2026). 

Budi merincikan, dari 17 orang itu terdiri dari delapan penyelenggara negara/PNS dan sembilan orang lainnya pihak swasta. Satu diantaranya ditangkap setelah tim bergerak ke Bali. Selain ke Bali, tim juga bergerak ke Jawa Barat dan mengamankan satu orang. 

"Kemudian 1 PN diamankan di wilayah Jawa Barat, yang merupakan Kakanwil Jawa Barat, Kakanwil Imigrasi Jawa Barat," ujarnya. 

KPK telah melakukan gelar perkara pada Rabu malam untuk menentukan status hukum mereka yang terjaring operasi senyap ini

"Jadi kita sama-sama tunggu nanti pihak-pihak siapa saja yang kemudian ditetapkan sebagai tersangka dari peristiwa tertangkap tangan ini," ucapnya. 

(Febrina Ratna Iskana)

SHARE