Singapura Kenalkan Jalur Visa Kerja ONE Pass Terbaru, Bagi Talenta Bidang AI dan Teknologi
Pemerintah Singapura akan memperkenalkan jalur visa pekerja baru bagi talenta unggulan di bidang kecerdasan buatan (AI) dan teknologi mulai Januari 2027.
IDXChannel - Pemerintah Singapura akan memperkenalkan jalur visa pekerja baru bagi talenta unggulan di bidang kecerdasan buatan (AI) dan teknologi mulai Januari 2027 melalui program Overseas Networks and Expertise (ONE) Pass.
Dilansir dari CNA, Selasa (3/3/2026) Menteri Tenaga Kerja Tan See Leng mengatakan, jalur ONE Pass (AI dan Teknologi) ini bertujuan meningkatkan daya tarik Singapura bagi talenta terbaik di bidang teknologi strategis dan berkembang seperti AI dan komputasi kuantum. Pernyataan tersebut disampaikan di parlemen saat memaparkan rencana pengeluaran Kementerian Ketenagakerjaan/Ministry of Manpower's (MOM).
Tech.Pass yang mensyaratkan gaji bulanan tetap minimal 22.500 dolar Singapura atau setara Rp298.094.625 (mengacu kurs Rp13.248 per SGD) dalam satu tahun terakhir, ONE Pass (AI dan Teknologi) akan mempertahankan persyaratan ONE Pass dengan ambang penghasilan minimal 30.000 dolar Singapura atau Rp397.459.500 per bulan dalam setahun terakhir.
Selain itu, persyaratan penghasilan dapat dipenuhi melalui komponen non-tunai yang telah ditetapkan seperti rencana opsi saham karyawan dan kepemilikan saham, sebagai pengakuan talenta AI dan teknologi kerap menerima kompensasi dalam bentuk tersebut.
Kriteria lainnya adalah pengalaman kumulatif minimal lima tahun dalam 10 tahun terakhir sebagai pendiri, jajaran C-suite, atau dalam peran teknis seperti Senior Software Engineer. Pekerjaan terakhir atau saat ini harus berada di perusahaan teknologi, divisi teknologi suatu perusahaan, atau perusahaan modal ventura teknologi.
Perusahaan harus memiliki valuasi atau kapitalisasi pasar minimal USD500 juta atau Rp8,4 triliun, pendapatan tahunan minimal USD200 juta atau Rp3,4 triliun, aset kelolaan minimal USD500 juta atau Rp8,4 triliun, atau telah mengumpulkan pendanaan setidaknya USD30 juta Rp507 miliar.
Tech.Pass berlaku selama dua tahun dan dapat diperpanjang satu kali selama dua tahun jika memenuhi kriteria. Sementara itu, ONE Pass berlaku lima tahun dan dapat diperpanjang lima tahun setiap kali.
ONE Pass diperkenalkan pada 2023 untuk talenta terbaik di berbagai sektor seperti bisnis, seni dan budaya, olahraga, akademisi, serta penelitian.
ONE Pass telah digunakan oleh lebih dari 8.000 orang, di antaranya adalah Dr Anders Skanderup dari A*STAR Genome Institute Singapura dan Oliver Jay dari OpenAI.
“Kami akan terus terhubung secara global dan terbuka terhadap talenta yang dapat melengkapi tenaga kerja lokal kami yang terampil, sambil mengurangi ketergantungan pada tenaga kerja asing di mana ada ruang untuk meningkatkan produktivitas,” ujar Dr Tan.
Dalam pengarahan pada 27 Februari 2026, juru bicara MOM menyampaikan bahwa tujuannya agar pemegang ONE Pass (AI dan Teknologi) dapat menghasilkan aktivitas baru yang tidak hanya menciptakan pertumbuhan ekonomi dan peluang bisnis, tetapi juga membuka lapangan kerja bagi warga Singapura.
Juru bicara tersebut mengatakan bahwa jumlah target visa ONE Pass (AI dan Teknologi) tidak ditentukan sebelumnya, dan mengingat ambang batas kelayakan yang tinggi, jumlah persetujuan diperkirakan tidak akan besar.
Negara-negara lain juga telah meluncurkan skema visa baru untuk talenta teknologi dalam setahun terakhir.
Penulis: Nasywa Salsabila
(Dhera Arizona)