News

Super El Nino Berpotensi Sebabkan Karhutla, Polri Ajak Masyarakat Peduli Ekologis

Achmad Al Fiqri 10/05/2026 19:16 WIB

Masyarakat diminta memperkuat kesadaran kolektif menghadapi potensi musim kemarau panjang pada tahun 2026.

Super El Nino Berpotensi Sebabkan Karhutla, Polri Ajak Masyarakat Peduli Ekologis

IDXChannel - Fenomena Alam Super El Nino berpotensi menyebabkan musim kemarau panjang. Hal ini berisiko menimbulkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Masyarakat diminta memperkuat kesadaran kolektif menghadapi potensi musim kemarau panjang pada tahun 2026. Penguatan kesadaran itu diimbau langsung oleh Polri melalui Riau Bhayangkara Run 2026.

Hal itu merujuk informasi BMKG, yang memperkirakan pada periode Juni hingga Agustus akan memasuki fase kemarau dan fenomena “Super El Nino” dan berpotensi meningkatkan ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau.

Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan mengatakan, Riau Bhayangkara Run bukan sekadar agenda olahraga tahunan, melainkan momentum membangun solidaritas masyarakat. Menurutnya, masyarakat perlu memperkuat kesadaran kolektif menghadapi potensi musim kemarau panjang pada tahun 2026.

“Oleh karena itu, dalam menyongsong Hari Bhayangkara ke-80, Polri mengajak seluruh masyarakat menyiapkan kesadaran ekologis. Kita harus bersama-sama menjaga alam, menjaga lingkungan, dan memastikan keberlanjutannya bagi anak cucu kita di masa depan,” kata Herry, Minggu (10/5/2026).

Dia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta memperkuat mitigasi bencana melalui keterlibatan seluruh lapisan masyarakat.

“Saya tegaskan bahwa bumi ini hanya satu dan kita wajib menjaganya demi keberlanjutan bersama,” kata dia.

Herry menilai, olahraga dapat menjadi medium efektif untuk menyatukan masyarakat sekaligus menyampaikan pesan-pesan penting terkait lingkungan, kesehatan, dan masa depan generasi muda.

“Melalui Riau Bhayangkara Run, kami ingin menghadirkan ruang kebersamaan antara polisi dan masyarakat. Ini bukan hanya tentang berlari, tetapi tentang bagaimana kita bergerak bersama menjaga Riau,” katanya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Riau Bhayangkara Run 2026 Kombes Daniel Widya Mucharam mengatakan, event lari ini lahir dari semangat membangun kedekatan Polri dengan masyarakat melalui kegiatan yang sehat, positif, dan berdampak.

Menurut Daniel, Provinsi Riau memiliki sejumlah isu strategis yang menjadi perhatian bersama, mulai dari karhutla, ancaman penyalahgunaan narkoba, hingga pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dan satwa khas daerah seperti gajah Sumatera.  

“Karena itu melalui Riau Bhayangkara Run 2026, kami ingin menghadirkan sebuah kegiatan yang bukan hanya sehat secara fisik, tetapi juga memiliki nilai sosial,” ujarnya.

Riau Bhayangkara Run 2026 mengusung tagline "Run With Purpose, Move Forward With Riau." Ajang lari ini akan menghadirkan tiga kategori utama yakni Half Marathon 21K nasional dan internasional, 10K, serta 5K. Start dan finish akan dipusatkan di Mapolda Riau.

SHARE