News

Tangani Karhutla di Taman Nasional Berbak, Polda Jambi Gunakan 1.400 Liter Cairan X-Fire 

Puteranegara 22/09/2026 17:45 WIB

Cairan X-Fire merupakan inovasi Slog Polri yang digunakan untuk mendukung penanganan kebakaran, khususnya pada kawasan yang memiliki karakteristik lahan gambut.

Tangani Karhutla di Taman Nasional Berbak, Polda Jambi Gunakan 1.400 Liter Cairan X-Fire 

IDXChannel - Polda Jambi terus memperkuat upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Taman Nasional Berbak, Desa Rantau Rasau, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim). 

Dalam penanganan tersebut, Satbrimob Polda Jambi menggunakan 70 dirigen atau sebanyak 1.400 liter cairan X-Fire sebagai bagian dari upaya mempercepat pemadaman dan mencegah api meluas.

Cairan X-Fire merupakan inovasi Slog Polri yang digunakan untuk mendukung penanganan kebakaran, khususnya pada kawasan yang memiliki karakteristik lahan gambut. Formula tersebut memiliki sejumlah keunggulan dalam membantu proses pemadaman secara lebih efektif dan efisien.

Salah satu keunggulannya adalah efisiensi penggunaan air. Dengan komposisi campuran 800 liter air dan 200 liter formula X-Fire, sebanyak 1.000 liter campuran disebut memiliki efektivitas setara dengan 5.000 liter air murni.

Selain itu, formula X-Fire dirancang untuk dapat meresap ke dalam tanah gambut dan membantu meredam bara api di bawah permukaan. Penggunaan cairan tersebut juga ditujukan untuk mendinginkan area yang terbakar sehingga dapat membantu mencegah api kembali menyala.

Kapolda Jambi Irjen Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Kombes Erlan Munaji mengatakan, penggunaan sarana dan metode penanganan yang tepat menjadi bagian dari upaya Polda Jambi mempercepat penanggulangan Karhutla, terutama pada wilayah dengan karakteristik lahan gambut.

“Polda Jambi terus mengoptimalkan seluruh sumber daya dan sarana yang tersedia dalam penanganan Karhutla. Penggunaan cairan X-Fire oleh Satbrimob Polda Jambi merupakan salah satu upaya untuk mempercepat pemadaman, mendinginkan area yang terbakar serta mencegah api kembali menyala,” ujar Erlan, Selasa (22/9/2026).

Menurutnya, penanganan Karhutla di kawasan gambut membutuhkan langkah yang cepat dan tepat karena api dapat menjalar hingga ke bawah permukaan tanah dan berpotensi kembali muncul apabila bara belum benar-benar padam.

“Sebanyak 1.400 liter cairan X-Fire yang digunakan dalam kegiatan ini diharapkan dapat membantu personel dalam melakukan pemadaman secara lebih efektif. Selain itu, karakteristik cairan tersebut juga membantu meredam asap dan bara api pada area yang terbakar,” ujarnya.

Erlan menambahkan, X-Fire juga dikembangkan dengan memperhatikan karakteristik dan kelestarian ekosistem lahan gambut. Penggunaannya diharapkan dapat membantu menekan produksi asap pekat yang ditimbulkan oleh kebakaran gambut.

“Polda Jambi akan terus melakukan langkah-langkah penanganan dan pencegahan Karhutla secara maksimal. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran,” kata dia.

(Nur Ichsan Yuniarto)

SHARE