Tarif Transjabodetabek Segera Naik, Pramono Pastikan Subsidi Tetap Jalan
Layanan Transjabodetabek akan tetap mendapatkan subsidi meski tarif moda transportasi tersebut akan mengalami kenaikan.
IDXChannel - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan, layanan Transjabodetabek akan tetap mendapatkan subsidi meski tarif moda transportasi tersebut akan mengalami kenaikan. Pramono berjanji tarif baru Transjabodetabek akan segera diumumkan.
Rencana kenaikan tarif Transjabodetabek juga telah mendapatkan respons dari Wali Kota Bekasi Tri Adhianto. Kepala daerah penyangga Jakarta itu berharap supaya subsidi tetap diberikan agar kenaikan tarif baru tersebut tidak terlalu membebani pengguna Transjabodetabek.
"Untuk TransJabodetabek terus terang segera kami putuskan. Tapi saya ingin meluruskan karena sekarang ini bahkan kemarin Bapak Wali Kota Bekasi juga telepon ke saya secara pribadi jangan sampai kemudian tidak disubsidi. Enggak mungkin enggak disubsidi pasti tetap akan disubsidi," kata Pramono di Jakarta Pusat, Rabu (10/6/2026).
Pramono menegaskan, kenaikan tarif TransJabodetabek akan mempertimbangkan agar masyarakat tetap menggunakan transportasi umum. Sebab dia tak ingin, kenaikan tarif ini justru malah membuat warga beralih ke kendaraan pribadi.
"Tetapi prinsipnya pasti saya mempertimbangkan dengan sungguh-sungguh tidak membuat orang kemudian beralih kepada kendaraan pribadi kembali," kata dia.
Lebih lanjut, pihaknya juga berencana menambah layanan transportasi umum agar meningkatkan kebiasaan masyarakat menggunakan angkutan massal.
"Bahkan transportasi umumnya akan kami tambah supaya habit atau behavior atau perilaku orang naik transportasi umumnya meningkat. Dan itu yang akan kami lakukan," ujarnya.
Di sisi lain, Pramono menyampaikan, Transjabodetabek yang pasti akan mengalami kenaikan tarif adalah rute Blok M-Bandara Soekarno-Hatta (Soetta). Diketahui rute Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta telah resmi beroperasi pada Kamis (12/3/2026) dengan tarif Rp3.500 untuk tiga bulan pertama.
"Dibandingkan dengan Damri yang paling murah kan Rp80 ribu, taksi rata-rata Rp200 ribu. Kalau kemudian ribu Rp3.500 untuk parkir di Soekarno-Hatta saja tidak cukup maka yang begitulah akan ada penyesuaian," kata dia.
(Dhera Arizona)