News

Tinjau SSTBS, Pramono Optimistis Penanganan Sampah di Jakarta Berjalan Baik

Ari Sandita 05/10/2026 11:14 WIB

SSTBS menjadi salah satu titik pengolahan sampah di Jakarta, tepatnya dari sampah-sampah Sungai Ciliwung. 

Tinjau SSTBS, Pramono Optimistis Penanganan Sampah di Jakarta Berjalan Baik. (Foto: MNC Media)

IDXChannel—Gubernur Jakarta, Pramono Anung, meninjau sistem pengelolaan sampah di Saringan Sampah TB Simatupang (SSTBS), Tanjung Barat, Jakarta Selatan pada Senin (5/10/2026). Pram yakin penanganan sampah di Jakarta dapat dilakukan dengan baik.

Pramono tampak melakukan peninjauan di SSTBS didampingi oleh Wali Kota Jakarta Selatan Syafrin Liputo dan Wali Kota Jakarta Timur Munjirin beserta Kepala Dinas LH Jakarta Dudi Gardesi. Pram berkeliling melihat proses penanganan sampah yang ada di SSTBS tersebut.

"Pagi hari ini secara khusus saya ingin melihat sampah yang ditangani dari ujung, karena sampah ini ditangani dari ujung sebelum masuk ke Manggarai. Sehingga dari Sungai Ciliwung inilah kemudian hampir 30% sampah bisa diambil, diolah di sini," ujarnya kepada wartawan, Senin (5/10/2026).

Menurutnya, SSTBS menjadi salah satu titik pengolahan sampah di Jakarta, tepatnya dari sampah-sampah Sungai Ciliwung. 

Sampah tersebut diolah sebagian menjadi organik dan sebagian menjadi residu, yang mana sebagiannya lagi dipresing untuk kebutuhan beberapa industri yang ada di kawasan Jakarta.

"Dengan demikian, penanganan sampah tidak lagi secara parsial, tetapi secara lebih holistik dan terencana," tuturnya.

Dia menerangkan, sangat mendukung sepenuhnya penanganan sampah di Jakarta yang selama ini masih bersifat parsial dan kini mulai ditangani secara lebih terencana. Beberapa sampah pun sudah mulai dikirim ke Ciangir, Banten, berupa kompos hingga menjadi maggot dan seterusnya.

Dia menambahkan, manakala tempat-tempat pengelolaan sampah berjalan dengan baik, penanganan sampah di Jakarta pun diyakini bisa berjalan dengan baik pula. 

Terlebih, saat ini mulai dibangun tempat-tempat pengelolaan sampah, baik di Bantar Gebang, Bekasi maupun di Rorotan, Jakarta Utara.

"Ini membuat penanganan sampah di Jakarta secara keseluruhan, walaupun sel sebentar lagi akan mulai dibangun, terutama yang ada di Bantar Gebang. Saya meyakini kalau RDF Rorotan, RDF Bantar Gebang, sel, kemudian TPS 3R berjalan dengan baik dan tempat ini juga bisa mengurangi beban sampah yang ke Manggarai. Saya yakin penanganan sampah di Jakarta relatif tertangani dengan baik," katanya.


(Nadya Kurnia)

SHARE