Trump Sebut Negosiasi AS-Iran Berlanjut meski Gencatan Senjata Usai
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan akan melanjutkan pembicaraan dengan Iran
IDXChannel - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan akan melanjutkan pembicaraan dengan Iran, meski menganggap gencatan senjata antara kedua negara telah berakhir.
"Republik Islam Iran meminta kami untuk melanjutkan pembicaraan. Kami setuju untuk melakukannya," kata Trump di media sosial.
"Namun, Amerika Serikat menyatakan kepada mereka, dengan tegas, bahwa gencatan senjata telah berakhir," kata Trump di media sosial.
Dilansir dari Bloomberg pada Sabtu (11/7/2026), komentar Trump tersebut meredakan kekhawatiran akan kembali pecahnya perang terbuka antara kedua negara.
Perang antara keduanya pecah pada akhir Februari. Washington dan Teheran kemudian menyepakati gencatan senjata selama 60 hari bulan lalu.
Eskalasi kembali terjadi dalam sepekan ke belakang, dipicu perbedaan interpretasi isi kesepakatan terkait Selat Hormuz.
AS dan Iran seharusnya melakukan pembicaraan terkait isu nuklir selama gencatan senjata 60 hari. Namun, isu Selat Hormuz kini kembali mendominasi konflik antara keduanya.
AS menuduh Iran terus menyerang kapal-kapal komersial yang melintasi Hormuz, jalur penting untuk pasokan minyak dan gas dunia. Militer AS melancarkan serangan terhadap target Iran minggu ini, sementara Teheran membalas dengan menyerang pangkalan AS di wilayah Timur Tengah, termasuk di Kuwait dan Bahrain.
Iran bersikukuh sebagai satu-satunya pihak yang berwenang untuk mengendalikan Selat Hormuz. Teheran menganggap rute alternatif yang dibuka AS di jalur itu sebagai pelanggaran kesepakatan gencatan senjata. (Wahyu Dwi Anggoro)