Urai Antrean Kendaraan Pemudik di Pelabuhan Merak, ASDP Terapkan Sistem Tiba Bongkar Berangkat
Nantinya, kapal yang dari Pelabuhan Merak yang tiba di Bakauheni tidak akan mengangkut penumpang dan langsung berputar arah menuju Merak.
IDXChannel - Volume kendaraan di Pelabuhan Merak, Banten, meningkat tajam pada masa puncak arus mudik Lebaran 2026.
Hal ini membuat antrean seringkali mengular hingga memenuhi buffer zone di depan pintu masuk pelabuhan.
Direktur utama PT ASDP Indonesia Ferry, Heru Widodo mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai skema agar bisa mengurai antrean tersebut. Salah satunya adalah dengan sistem TBB (Tiba Bongkar Berangkat).
“Kalau dalam posisi atau kondisi yang padat tentu kita akan melakukan TBB,” kata Heru dikutip Kamis (19/3/2026).
Nantinya, kapal yang dari Pelabuhan Merak yang tiba di Bakauheni tidak akan mengangkut penumpang dan langsung berputar arah menuju Merak untuk kembali mengangkut penumpang.
“Jadi kapal yang berangkat dari sini memuat kendaraan, mereka nanti akan tiba bongkar berangkat di di Bakauheni dan mereka tidak angkut penumpang lagi. Langsung kembali ke Merak kemudian mereka akan mengangkut kendaraan lagi,” kata dia.
Selain TBB, dia menyebut pihaknya juga mempersingkat waktu penaikan muatan atau kendaraan ke dalam kapal. Waktu yang diberikan untuk menaiki muatan pada masa puncak arus mudik Lebaran 2026 ini adalah selama 20 menit per kapal di setiap dermaga.
“Pasti dipersingkat, kalau kita kejar on time performance itu buat 20 menit,” kata Heru.
Heru menjelaskan sistem tersebut telah dilakukan selama bertahun-taun sebagai langkah strategis mengurai kepadatan kendaraan di Pelabuhan Merak.
“Ini memang mekanisme yang selalu kita gunakan dari tahun ke tahun dan sesungguhnya ini adalah sebetulnya strategi kita untuk mengurai kepadatan yang ada di Merak,” kata dia.
(Nur Ichsan Yuniarto)