Ada Keterlambatan, Kemenhaj Targetkan Distribusi Koper Jamaah Haji Paling Lambat 17 April 2026
Menhaj Mochamad Irfan Yusuf memastikan pihaknya telah memberikan peringatan kepada maskapai terkait keterlambatan distribusi koper jamaah haji.
IDXChannel - Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf memastikan pihaknya telah memberikan peringatan kepada maskapai terkait keterlambatan distribusi koper jamaah haji.
Persoalan ini turut menjadi perhatian dari sejumlah anggota Komisi VIII DPR RI dalam rapat yang digelar di Jakarta, Selasa (14/4/2026).
Bahkan, pria yang akrab disapa Gus Irfan ini mengaku akan menyiapkan hukuman bagi pihak maskapai yang telat mendistribusikan koper untuk jamaah haji.
“Koper, kita juga kemarin sudah mengirimkan surat ke Garuda tentang peringatan tentang keterlambatan ini dan seperti saran tadi, kita juga sudah mulai memikirkan punishment apa yang harus kita lakukan untuk keterlambatan koper ini,” kata Gus Irfan dalam paparannya.
Dalam paparannya, Gus Irfan menyampaikan, masih ada progres distribusi koper jamaah haji oleh maskapai yang masih belum merata. Saudi Airlines telah mendistribusikan koper sebesar 74,1 persen, sedangkan Garuda Indonesia baru mencapai 50,8 persen.
Dia pun memastikan sisa distribusi koper ditargetkan rampung paling lambat pada 17 April 2026 mendatang. Sehingga, seluruh koper dipastikan sudah diterima jamaah sebelum jadwal keberangkatan kloter pertama.
“Sisanya distribusi paling lambat 17 April itu sudah di tangan jamaah,” ujarnya.
Sebagai informasi, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) telah merilis jadwal penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M. Pada musim haji tahun ini, total 204.362 jamaah dan petugas akan diberangkatkan melalui 525 kloter dari 14 embarkasi di seluruh Indonesia.
Berdasarkan rencana perjalanan haji, kloter pertama jamaah haji Indonesia 2026 dijadwalkan berangkat pada Rabu, 22 April 2026.
Tanggal ini bertepatan dengan 5 Zulkaidah 1447 H dan menjadi awal dimulainya fase keberangkatan jamaah haji Indonesia ke Tanah Suci.
(Dhera Arizona)