Harga Minyak Meroket, Menhaj Ungkap Maskapai Haji 2026 Belum Ajukan Kenaikan Harga Tiket
Dia menyampaikan, Kemenhaj bersama dengan pihak maskapai penerbangan haji hingga saat ini masih mengacu kepada kontrak yang sudah disepakati sebelumnya.
IDXChannel - Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf mengungkapkan, hingga saat ini belum ada dampak secara langsung terhadap maskapai penerbangan haji 2026 terkait harga minyak dunia yang mengalami kenaikan imbas perang terbuka antara Israel-Amerika Serikat dengan Iran.
"Sampai hari ini maskapai belum mengajukan perubahan harga," kata pria yang akrab disapa Gus Irfan itu, Jakarta, dikutip Jumat (13/3/2026).
Dia menyampaikan, Kemenhaj bersama dengan pihak maskapai penerbangan haji hingga saat ini masih mengacu kepada kontrak yang sudah disepakati sebelumnya.
Bahkan, kata Gus Irfan, dampak kenaikan harga minyak dunia ini juga tidak menjadi sorotan pihak maskapai dalam pertemuan yang terjadi beberapa hari lalu.
"Kemaren kita ketemu dengan mereka juga tidak bicara tentang kenaikan harga, hanya bicara tentang kemungkinan-kemungkinan perubahan jalur saja," kata dia.
Untuk diketahui, ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah memberikan tekanan pada harga minyak dunia dan kenaikan nilai tukar mata uang terhadap dolar AS (USD).
Gejolak tersebut sempat mendorong harga minyak dunia menembus di atas USD100 per barrel sejak Minggu (8/3/2026). Selain itu, pada awal perdagangan Senin (9/3/2026), nilai tukar rupiah menembus level Rp17 ribu per USD.
(Dhera Arizona)