SYARIAH

Kemenhaj Catat Total Jamaah Haji Indonesia Meninggal Dunia Ada Tujuh Orang

Achmad Al Fiqri 03/05/2026 07:33 WIB

Kemenhaj menyampaikan duka cita atas wafatnya dua jamaah di Madinah

Kemenhaj Catat Total Jamaah Haji Indonesia Meninggal Dunia Ada Tujuh Orang (FOTO:iNews Media Group)

IDXChannel - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menyampaikan duka cita atas wafatnya dua jamaah di Madinah, yaitu Siti Sri Rahayu Sanusi dari kloter SOC-12 asal Kabupaten Pekalongan dan Endar Jaya Purwadi dari kloter BPN-01 asal Kota Samarinda.

Kepala Biro Humas Kemenhaj, Moh. Hasan Afandi berdoa agar para almarhum dan almarhumah husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Dengan meninggalnya dua jamaah haji, Kemenhaj mencatat, ada 7 orang meninggal dunia di Arab Saudi.

"Sehingga total jamaah wafat menjadi tujuh orang," kata Hasan dalam keterangannya dikutip, Minggu (3/5/2026).

Hasan memastikan layanan kesehatan juga terus diberikan secara menyeluruh pada jemaah. Tercatat 5.576 jamaah menjalani rawat jalan, 105 jemaah dirujuk ke KKHI, dan 125 jemaah dirujuk ke RSAS. Saat ini, 39 jamaah masih menjalani perawatan di RSAS

Terlepas dari itu, Hasan memastikan, penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M pada masa operasional hari ke-12 berjalan lancar. Ia menyampaikan, proses pemberangkatan, kedatangan, serta pergerakan jamaah dari Madinah menuju Makkah berlangsung tertib dan terkoordinasi.

“Alhamdulillah, berdasarkan data hingga Jumat, 1 Mei 2026, sebanyak 175 kloter dengan 68.082 jemaah haji dan 697 petugas kloter telah diberangkatkan ke Tanah Suci. Seluruh proses terus kami kawal agar berjalan aman, tertib, dan nyaman bagi jamaah,” ujar Hasan.

Jamaah yang telah tiba di Madinah tercatat sebanyak 165 kloter dengan 64.129 jamaah dan 657 petugas. Sementara itu, jamaah yang telah tiba di Makkah sebanyak 19 kloter dengan 7.387 jamaah dan 76 petugas.

Pergerakan jamaah dari Madinah menuju Makkah dilakukan secara bertahap dengan pengawalan petugas di seluruh titik layanan guna memastikan keselamatan dan kenyamanan.

Hasan pun mengimbau jamaah untuk menjaga kondisi fisik di tengah cuaca panas, tidak membawa barang berlebihan, mengatur waktu ke Masjidil Haram, memperbanyak konsumsi air putih, serta segera melapor kepada petugas kesehatan jika mengalami gangguan kesehatan.

“Fokus kami adalah memastikan jamaah terlindungi, ibadah berjalan sesuai ketentuan, dan seluruh layanan haji berlangsung aman, nyaman, profesional, serta ramah bagi lansia, penyandang disabilitas, dan perempuan,” ujar Hasan.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pembayaran dam wajib dilakukan melalui Adhahi, program resmi Pemerintah Arab Saudi.

“Jamaah yang akan melakukan pembayaran dam di Arab Saudi wajib menggunakan Adhahi. Kami mengingatkan agar tidak melakukan pembayaran di luar mekanisme resmi, termasuk membeli sendiri hewan di pasar,” tuturnya.

(kunthi fahmar sandy)

SHARE