SYARIAH

Kemenhaj Godok Pendaftaran Haji dengan Skema War Ticket

Felldy Utama 10/04/2026 17:51 WIB

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) tengah menggodok wacana model baru pendaftaran jamaah haji dengan skema 'War Ticket'.

Kemenhaj Godok Pendaftaran Haji dengan Skema War Ticket (FOTO:iNews Media Group)

IDXChannel  - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) tengah menggodok wacana model baru pendaftaran jamaah haji dengan skema 'War Ticket'.

Lewat skema ini, siapa yang cepat dan masuk ke dalam kuota yang disediakan, maka dia yang akan berangkat.

Wacana 'War Ticket' Haji ini diungkap oleh Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak dalam rangka merespons antrean panjang calon jamaah yang kini menjadi perhatian Presiden Prabowo Subianto.

"Sekarang tuh Presiden berkeinginan supaya coba kalian pikirkan bagaimana caranya haji tidak ngantri. Jadi haji yang tidak ngantri. Nah itu yang sedang kami formulasikan," kata Wamenhaj dikutip Jumat (10/4/2026).

Dia menyoroti fenomena antrean panjang ini mulai muncul dengan adanya persoalan keuangan haji. Dahnil menyebut, situasi ini tidak terjadi sebelum ada BPKH.

"Kita sedang berpikir bagaimana supaya enggak ngantri itu ya kayak model ‘war ticket’ istilahnya. Jadi kita dikasih kuota oleh Saudi Arabia 200.000, nah kemudian itu kita tetapkan harganya berapa, kemudian nanti gak perlu ngantri. Jadi masing-masing langsung pesan, siapa yang dapat itu yang berangkat. Kita sedang memikirkan pola itu," ujarnya.

Kendati demikian, dia memahami jika wacana ini tidak serta merta bisa langsung diterapkan. Mengingat, masih terdapat sekitar 5,7 juta calon jamaah haji yang masih dalam antrean panjang.

"Jadi wacana ini sedang kita godok agar keinginan dan perintah Presiden supaya haji tidak ngantri itu bisa kita wujudkan. Nah ini kami akan terus godok. Nanti mungkin akan saya jelaskan keterangannya modelnya seperti apa, tapi ini bukan keputusan, ini sedang kita godok terus menerus supaya keinginan Presiden haji tidak ngantri itu bisa terwujud," tuturnya.


(kunthi fahmar sandy)

SHARE