Mayoritas Jamaah Haji 2026 Berisiko Tinggi, Kemenhaj: Dirujuk ke RS 1.988 Masih Dirawat 56 Orang
Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mencatat mayoritas jamaah haji 2026 merupakan kelompok berisiko tinggi.
IDXChannel - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mencatat mayoritas jamaah haji 2026 merupakan kelompok berisiko tinggi.
Bahkan, ada lebih dari 1.000 jamaah yang dirujuk ke rumah sakit (RS) Arab Saudi. Dari jumlah itu puluhan jamaah masih mendapat perawatan di Saudi.
Hal itu diungkapkan Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochammad Irfan Yusuf saat Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi VIII DPR RI, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (7/7/2026).
"Profil jamaah haji kita tahun 2026 Masehi, jamaah lanjut usia sebanyak 44.247. Yang berisiko tinggi ada 170.700, Ini sekitar 70 persen lebih. Kemudian yang berkebutuhan khusus ada 370 jamaah, pengguna kursi roda ada 275 jamaah," kata Gus Irfan, sapaan akrabnya, dalam rapat.
Lebih lanjut, Gus Irfan menyampaikan, bahwa ada lebih dari seratus ribu jamaah mendapat layanan kesehatan rawat jalan. Bahkan, ada 1.988 jamaah yang dirujuk ke RS di Saudi.
"Layanan kesehatan rawat jalan ada 197.231. Ini kalau dirata-rata itu hampir setiap jamaah, hampir setiap jamaah menjalani rawat jalan. Dirujuk ke KKHI ada 940 jamaah, dirujuk ke rumah sakit Arab Saudi ada 1.988, masih dirawat ada 56," ujar Gus Irfan.
(kunthi fahmar sandy)