Mulai 1 Juli 2026, Keberangkatan Jamaah Umrah Dipusatkan di Terminal 2F Bandara Soetta
InJourney Airports memindahkan seluruh penerbangan untuk ibadah umrah ke terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta mulai 1 Juli 2026.
IDXChannel - PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) resmi memindahkan seluruh penerbangan untuk ibadah umrah ke terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta (Soetta). Kebijakan tersebut akan diberlakukan secara bertahap mulai 1 Juli 2026 bagi jamaah umrah melalui biro Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU).
Pemindahan titik keberangkatan tersebut merupakan bagian dari peningkatan pelayanan kepada jamaah umrah. Hal ini merujuk pada Surat Edaran (SE) Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Nomor SE-DJPU 12 Tahun 2026 tentang Pengaturan Layanan Penumpang Angkutan Udara Haji dan Umrah Melalui Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F Bandar Udara Soekarno-Hatta.
"Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F terus melalui berbagai tahapan penyempurnaan operasional, dan kini siap secara penuh untuk melayani keberangkatan jamaah umrah yang menggunakan PPIU," kata Direktur Utama InJourney Airports, Mohammad R. Pahlevi dalam keterangan resmi, Senin (22/6/2026).
Pahlevi mengatakan penyempurnaan terminal 2F mencakup penataan dan penambahan fasilitas dan skenario operasional yang dirancang khusus untuk kenyamanan dan memuliakan jamaah umrah dalam memulai perjalanan ke Tanah Suci.
Fasilitas yang terus disempurnakan ini siap melayani keberangkatan sekitar 2.000-3.000 jamaah haji setiap harinya di Bandara Soekarno-Hatta. Fasilitas tersebut antara lain sebanyak 20 konter check-in yang khusus melayani jamaah umrah.
"Konter check in ini dikhususkan untuk pelaporan dan drop baggage bagi jamaah umrah, atau tidak bercampur dengan penumpang reguler, sehingga jamaah umrah dapat merasakan proses yang seamless, lebih cepat dan antrean lebih singkat," kata Pahlevi.
Terminal juga dilengkapi area tunggu yang luas dan nyaman sehingga jamaah dan keluarga pengantar memiliki ruang lebih leluasa untuk berkumpul dan melepas keberangkatan menuju Tanah Suci.
Keberadaan masjid di dalam terminal juga memungkinkan jamaah dan keluarga melaksanakan ibadah lebih nyaman dan khusyuk sebelum keberangkatan.
'Seluruh staf bandara yang bertugas dalam pelayanan dan keamanan juga dapat fokus 100 persen memberikan asistensi kepada jamaah umrah, karena tidak ada penumpang reguler yang melalui terminal ini," ujarnya.
Adapun penyempurnaan fasilitas dan skema operasional sejalan dengan tahapan terminal ini untuk melayani keberangkatan jamaah umrah. Pada 5 Maret 2025, terminal ini melayani keberangkatan jamaah umrah dengan penerbangan charter Garuda Indonesia sebanyak 3 kali seminggu.
Kemudian sejak 21 Maret 202, penerbangan reguler Garuda Indonesia juga melayani jamaah umrah sebanyak 3 kali seminggu. Sebelum itu, terminal ini juga melayani keberangkatan jamaah umrah dengan Lion Air.
(Rahmat Fiansyah)