Nilai Industri Makanan Halal Global Diramal Tembus Rp32 Ribu Triliun pada 2028
Nilai industri makanan halal global diprediksi mencapai USD1,94 triliun atau sekitar Rp32 ribu triliun pada 2028.
IDXChannel - Nilai industri makanan halal global diprediksi mencapai USD1,94 triliun atau sekitar Rp32 ribu triliun pada 2028.
Menurut laporan State of the Global Islamic Economy 2025 dari Dinar Standard, angka tersebut lebih tinggi dari USD1,43 triliun yang dicatat pada 2023.
Dilansir dari Geo TV pada Minggu (30/11/2025), nilai industri barang konsumen halal mencapai USD2,43 triliun pada 2023, dan diproyeksikan meningkat menjadi USD3.36 triliun lima tahun setelahnya.
Aset sektor keuangan syariah global mencapai USD4,93 triliun pada 2023. Angkanya diproyeksikan naik menjadi USD7,53 triliun di 2028.
Populasi Muslim dunia melampaui dua miliar pada 2023, mewakili lebih dari 25 persen populasi global.
Jumlah generasi muda Muslim diprediksi mencapai 540 juta pada 2030. Ini diharapkan mendorong permintaan jangka panjang akan produk halal.
Indikator Ekonomi Islam Global (GIEI) memeringkat 81 negara berdasarkan ekosistem pendukung ekonomi Islam. Malaysia mempertahankan posisi teratas selama 11 tahun, diikuti oleh Arab Saudi, Indonesia, Uni Emirat Arab, dan Bahrain. (Wahyu Dwi Anggoro)