Peringkat 2 Dunia, Hafiz AlQuran Asal Indonesia Boyong 185.000 Riyal
Hafiz Al-Qur'an asal Langkat, Sumatra Utara, Auzan, berhasil meraih juara 2 pada Musabaqah Hafalan Al-Qur'an (MHQ) Tingkat Internasional di Arab Saudi
IDXChannel - Hafiz AlQuran asal Langkat, Sumatra Utara, Auzan, berhasil meraih juara 2 pada Musabaqah Hafalan AlQuran (MHQ) Tingkat Internasional di Arab Saudi beberapa waktu lalu. Ia mendapatkan hadiah uang tunai sebesar 185.000 riyal.
Diketahui, Musabaqah King Abdul Aziz International Holy Quran Contest ini diikuti lebih dari 50 negara.
"Ini merupakan berita gembira untuk masyarakat Indonesia sekaligus penanda bahwa generasi kita mampu bersaing di kancah internasional," ujar Kasubdit Lembaga Pengembangan Tilawah dan Musabaqah AlQuran dan AlHadits Kemenag, Rijal Ahmad Rangkuty dikutip dalam laman resmi Bimas Islam Kemenag, Kamis (22/9/2022).
Rijal menyampaikan apresiasinya atas pencapaian Auzan yang baru berusia 13 tahun dan mampu sejajar dengan delegasi dari negara lainnya. Bahkan Zahran dapat menyisihkan peserta yang berasal lebih dari 50 negara.
"Semoga menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus belajar dan tidak lelah berikhtiar," kata dia.
Lebih lanjut, bimbingan dan pembinaan yang diberikan orang tua Auzan dan Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi Sumatra Utara menurutnya dapat diteladani oleh daerah lain. Menurutnya, capaian Auzan dapat menjadi bukti pentingnya pendidikan sejak dini.
"Ini inspirasi untuk anak-anak dan orang tua seluruh Indonesia. Ini salah satu keberhasilan pembinaan dan pendidikan sejak dini yang diberikan orang tua dan LPTQ Sumut,"tuturnya.
"Selamat kepada Auzan, di usianya yang baru 13 tahun berhasil mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional," kata dia.
Sebagai informasi, Pada cabang 30 juz MHQ Internasional di Arab Saudi, juara 1 diraih Achmad Achiri asal Maroko. Sedangkan juara 3 diraih Abdoulie Njie asal Gambia. Juara 1 berhak mendapatkan uang pembinaan 200.000 riyal, juara 2 mendapatkan 185.000 riyal, dan juara 3 mendapatkan 170.000 riyal.
Selain Auzan, hafiz asal Jawa Timur, Imaduddin Rajaby mengikuti cabang 15 juz. Pakar Qiroat Sabah asal Cirebon, KH. Ahsin Sakho Muhammad juga menjadi Dewan Hakim pada musabaqah internasional yang diikuti lebih dari 50 negara.
(DES)