Produsen Ungkap Potensi Produk Halal RI
Indonesia memiliki potensi ekonomi yang cukup besar lewat makanan halal.
IDXChannel - Indonesia memiliki potensi ekonomi yang cukup besar lewat makanan halal. Menurut Global Islamic Economy Index, Indonesia berada pada peringkat kedua dalam industri makanan dan minuman halal.
Tercatat, pada tahun 2022 Indonesia menjadi salah satu dari lima eksportir utama makanan dan minuman halal ke negara-negara Organisasi Kerjasama Islam (OKI) dengan nilai ekspor mencapai USD13,1 miliar.
Menurut Ketua Umum Gabungan Produsen Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI), Adhi S. Lukman, kesempatan untuk meraih potensi besar dalam industri makanan halal ini tak boleh disia-siakan.
Dalam konferensi pers yang digelar Senin (22/7/2024), Adhi menyebut makanan halal menjadi salah satu fokus di ajang Food Ingredients Asia Indonesia 2024, mengingat pentingnya pasar makanan halal di Indonesia dan global.
Ia mengatakan bahwa pameran bahan baku makanan dan minuman yang segera digelar pada 4-6 September 2024 di Jakarta International Expo (Jiexpo), Kemayoran, Jakarta Pusat itu bisa menjadi wadah untuk pertumbuhan industri Tanah Air.
"Kehadiran Food Ingredients Asia Indonesia 2024 bisa memberikan ruang untuk mengomunikasikan perkembangan industri bahan makanan dan minuman sehingga bisa menjadi platform bisnis yang dapat meningkatkan dan memperkuat keberadaan para pelaku bisnis, khususnya di kawasan Asia," jelasnya.
Sebagai acara internasional, Food Ingredients Asia Indonesia 2024 disebut Adhi akan menyediakan platform untuk komunikasi, jejaring, berbagi pengetahuan, dan teknologi terbaru di bidang bahan baku pangan. Dengan fokus pada solusi pangan yang sehat, aman, dan berkelanjutan, serta mendukung pertumbuhan industri makanan halal, acara ini berperan penting dalam mendorong pertumbuhan industri pangan di Asia.
Tahun ini, Food Ingredients Asia Indonesia hadir dengan skala yang lebih besar, menghadirkan 700 brand suppliers dari 38 negara, dan menargetkan 22.800 pengunjung selama pameran berlangsung.
(SLF)