Sekitar 22 Ribu Jamaah dan Petugas Haji Khusus dan Reguler Telah Tiba di Indonesia
Kemenhaj mencatat ada sekitar 22.000 jamaah dan petugas haji reguler dan khusus telah kembali ke Indonesia pada fase kedua kepulangan.
IDXChannel - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mencatat ada sekitar 22.000 jamaah dan petugas haji reguler dan khusus telah kembali ke Indonesia pada fase kedua kepulangan.
Secara rinci, sebanyak 44 kelompok terbang (kloter) dengan total 17.445 jamaah dan petugas telah diberangkatkan dari Arab Saudi menuju Indonesia. Dari jumlah tersebut, sebanyak 38 kloter atau 15.086 jamaah dan petugas telah tiba.
“Sampai hari kedua fase kepulangan, sebanyak 44 kelompok terbang (kloter) dengan total 17.445 jamaah dan petugas telah diberangkatkan dari Arab Saudi menuju Indonesia. Dari jumlah tersebut, sebanyak 38 kloter atau 15.086 jamaah dan petugas telah tiba di Tanah Air,” kata Juru Bicara Kemenhaj Ichsan Marsha, dalam keterangannya dikutip Jumat (5/6/2026).
Untuk jamaah haji khusus, ia menyampaikan sebanyak 7.201 jamaah dan 346 petugas telah kembali ke Indonesia. “Sehingga total kepulangan jamaah dan petugas haji khusus mencapai 7.547 orang,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Ichsan mengingatkan seluruh jamaah haji Indonesia yang akan kembali ke Tanah Air untuk menjaga paspor selama fase kepulangan. Ia berkata, paspor merupakan dokumen perjalanan yang sangat penting dan menjadi syarat utama dalam proses pemulangan jamaah dari Arab Saudi menuju Indonesia.
"Kami mengimbau seluruh jamaah untuk menjaga paspor dengan sebaik-baiknya dan tidak sampai hilang. Simpan paspor di tempat yang aman, mudah dijangkau, dan selalu dalam pengawasan. Kehilangan paspor dapat menghambat proses kepulangan dan memerlukan penanganan administratif tambahan," ujar Ichsan.
Selain layanan kepulangan, Kementerian Haji dan Umrah juga terus memastikan pengelolaan dam hadyu jamaah Indonesia berjalan sesuai ketentuan syariat, transparan, dan akuntabel. Berdasarkan data per 2 Juni 2026, total dam jamaah haji Indonesia tercatat sebanyak 195.326.
Jumlah tersebut terdiri atas pembayaran melalui Adahi sebanyak 135.367, pembayaran dam di Indonesia sebanyak 53.506, pelaksanaan puasa sebanyak 6.453, serta jamaah yang melaksanakan manasik haji ifrad sebanyak 4.084 orang.
(Febrina Ratna Iskana)