Technology

Ahli AI Banyak Dicari, Lowongan di Industri Keuangan Inggris Naik 12 Persen

Wahyu Dwi Anggoro 12/01/2026 16:59 WIB

Permintaan tinggi terhadap tenaga ahli kecerdasan buatan (AI) dan teknologi mendorong lonjakan perekrutan di sektor keuangan Inggris sepanjang 2025.

Ahli AI Banyak Dicari, Lowongan di Industri Keuangan Inggris Naik 12 Persen. (Foto: Freepik)

IDXChannel - Permintaan tinggi terhadap tenaga ahli kecerdasan buatan (AI) dan teknologi mendorong lonjakan perekrutan di sektor keuangan Inggris sepanjang 2025. 

Perusahaan perekrutan Morgan McKinley melaporkan lowongan kerja di industri ini meningkat 12 persen dibandingkan tahun sebelumnya, seiring upaya perusahaan jasa keuangan untuk tetap kompetitif dalam perlombaan teknologi, dilansir dari CNA pada Senin (12/1/2026).

Dalam laporan London Employment Monitor yang dirilis Senin, Morgan McKinley menyebutkan kenaikan tersebut terjadi meski aktivitas perekrutan melambat pada kuartal keempat akibat volatilitas pasar global dan ketidakpastian seputar anggaran pemerintah Inggris pada November.

Direktur Morgan McKinley Mark Astbury mengatakan, kebutuhan akan talenta dengan keahlian khusus kini semakin bergeser ke bidang teknologi.

“Layanan perangkat lunak dan komputer kini mencakup lebih dari 16 persen lowongan pekerjaan, di atas peran tradisional seperti manajemen investasi dan perbankan yang masing-masing menyumbang 15 persen dari total lowongan tahun lalu,” ujarnya.

Di sisi lain, peran administratif turun 16 persen sepanjang tahun, sementara posisi pialang menyusut 20 persen. Penurunan ini dipicu oleh adopsi AI dan otomatisasi layanan yang mengurangi kebutuhan tenaga kerja di fungsi-fungsi tersebut.

Meski demikian, prospek perekrutan dinilai masih cukup kuat pada awal 2026. Astbury menyebut tingkat pengangguran Inggris yang relatif rendah di sekitar 5 persen dan inflasi yang stabil di kisaran 3,2 persen menjadi faktor pendukung berlanjutnya permintaan tenaga kerja, khususnya di bidang teknologi dan spesialisasi data. (Reporter: Nasywa Salsabila) (Wahyu Dwi Anggoro)

SHARE