Technology

Dua Alasan Kenapa Google Gunakan Suara Wanita untuk Voice Assistant

Kurnia Nadya 04/10/2023 15:54 WIB

Google menggunakan suara wanita sebagai default dalam voice assistant karena data dan teknis pengembangan teknologi otomatisasi suara saat itu masih terbatas.

Dua Alasan Kenapa Google Gunakan Suara Wanita untuk Voice Assistant. (Foto: Google Assistant)

IDXChannel—Ada alasan kenapa Google menggunakan suara wanita untuk menyuarakan respons dan instruksi pada fitur voice assistant. Selain Google, Alexa Amazon dan Apple Siri pun menggunakan suara wanita

Pemilihan penggunaan suara ini bukannya tak beralasan. Dikutip dari Futurism (4/10), Product Manager Google Assistant Brant Ward mengatakan pada masa awal pengembangan, Google sebenarnya ingin menggunakan suara pria. 

Lantas, kenapa Google lebih sering menggunakan suara wanita sebagai setelan default untuk fitur voice assistant? 

Rupanya, audio yang dihasilkan oleh sistem text-to-speech saat itu lebih mudah dipahami jika dibuat dalam suara dengan intonasi tinggi, seperti suara wanita pada umumnya yang lebih tinggi dibanding suara pria. 

“Saat itu, sistemnya lebih akurat dan performa lebih baik jika menggunakan suara wanita,” tutur Ward. 

Sebagai tambahan informasi, ketika artificial intelligent untuk voice assistant pertama kali dikembangkan, perusahaan menggunakan teknologi text-to-speech yang notabene saat itu kualitasnya belum secanggih sekarang. 

Suara wanita ternyata lebih mudah untuk dikembangkan sebagai voice assistant, selain intonasinya lebih tinggi, suara wanita juga terdengar lebih natural. Mengutip Adaptworldwide, wanita juga cenderung memiliki artikulasi yang lebih jelas. 

Alasan kedua, dari tahun ke tahun, teknologi text-to-speech lebih sering dilatih menggunakan suara wanita, karena perusahaan teknologi memiliki data suara wanita lebih banyak, sehingga pengembangan teknologi otomatisasi suara pun lebih mudah menggunakan suara wanita. 

Asal tahu saja, ini masih selaras dengan sejarah rekaman suara wanita pertama kali pada 1878, di mana Emma Nutt adalah wanita pertama yang menjadi operator telepon. Hingga pada akhir 1880, secara ekslusif operator telepon adalah pekerja wanita.

Namun kini, teknologi text-to-speech telah berkembang pesat dan perusahaan teknologisudah mampu memproduksi voice assistant dengan rentang jenis suara yang lebih luas, dengan beragam jenis bahasa di dunia. 

Dengan kecerdasan artifisialnya terkini, voice assistant Google kini sudah memiliki beberapa suara pria dalam pilihan suara Google Assistant. Demikian pula dengan Alexa Amazon dan Apple Siri. 

Itulah beberapa alasan kenapa Google menggunakan suara wanita untuk default voice assistant. (NKK)

SHARE