Intel Siapkan Investasi Rp1.500 Triliun untuk Kembali Pimpin Industri Chip Dunia
Intel merencanakan pengeluaran besar-besaran sebesar USD100 miliar atau sekitar Rp1.500 triliun.
IDXChannel - Intel merencanakan pengeluaran besar-besaran sebesar USD100 miliar atau sekitar Rp1.500 triliun untuk membangun dan memperluas pabrik di empat negara bagian Amerika Serikat (AS).
Kepala Eksekutif Intel Pat Gunslinger mengatakan pihaknya berencana membangun pabrik chip kecerdasan buatan (AI) terbesar di dunia. Dia mengungkapkan fasilitas produksi tersebut rencananya dibangun di Negara Bagian Ohio mulai 2027.
"Lokasi manufaktur chip AI terbesar di Dunia," kata Gunslinger kepada wartawan baru-baru ini.
Selain membangun pabrik di Ohio, Intel juga akan meningkatkan fasilitas produksi di New Mexico, Oregon, dan Arizona. Sekitar USD70 miliar akan digunakan untuk membeli peralatan pembuat chip.
Dilansir dari Reuters pada Rabu (20/3/2024), Intel telah mendapatkan hibah dan pinjaman dari pemerintah sebesar USD19,5 miliar. Raksasa teknologi tersebut juga mengincar keringanan pajak sebesar USD25 miliar.
Selama beberapa dekade, Intel memimpin industri chip semikonduktor, Namun, Intel mulai kehilangan keunggulannya pada dekade 2010-an.
Pada 2021, Gelsinger mengumumkan rencana untuk mengembalikan Intel ke posisi puncak. Namun, agar rencana tersebut bisa terwujud, dia meminta dukungan pemerintah.
Presiden AS Joe Biden mengesahkan undang-undang yang dikenal dengan nama CHIPS Act pada 2022. Kebijakan ini bertujuan untuk kembali menjadikan Negeri Paman Sam tersebut sebagai pusat perkembangan teknologi dunia.
“Butuh waktu lebih dari tiga dekade untuk kehilangan posisi puncak. Ini tidak akan kembali dalam waktu tiga atau lima tahun saja," kata Genslinger. (WHY)