Technology

Investasi Besar, SpaceX Bakal Bangun Pangkalan Antariksa Senilai USD100 Miliar di AS

Febrina Ratna Iskana 26/08/2026 09:51 WIB

SpaceX telah mengumumkan rencana untuk membangun lokasi peluncuran baru yang sangat luas senilai USD100 miliar di pesisir selatan Louisiana, Amerika Serikat.

Investasi Besar, SpaceX Bakal Bangun Pangkalan Antariksa Senilai USD100 Miliar di AS. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - SpaceX telah mengumumkan rencana untuk membangun lokasi peluncuran baru yang sangat luas senilai USD100 miliar di pesisir selatan Louisiana, Amerika Serikat (AS). Proyek yang diumumkan pada Selasa (25/8/2026) bersama Gubernur Jeff Landry dan para pejabat negara bagian itu menandai investasi modal terbesar dalam sejarah Louisiana.

Fasilitas baru ini memberikan SpaceX pusat operasional ketiga yang krusial—melengkapi fasilitas di Texas Selatan dan Cape Canaveral, Florida—untuk memperluas operasi kendaraan raksasa Starship miliknya.

Lokasi dan Infrastruktur

Terletak di lahan rawa pesisir seluas sekitar 125.000 hingga 130.000 ekar di dekat Pecan Island di Vermilion Parish, fasilitas swasta ini akan jauh lebih besar dibandingkan lokasi-lokasi SpaceX yang sudah ada. Lokasi ini memosisikan perusahaan untuk mencapai frekuensi peluncuran yang belum pernah bisa ditangani oleh pelabuhan antariksa mana pun sebelumnya.

Menurut pengumuman negara bagian, lokasi mandiri ini akan mencakup:

Fasilitas Peluncuran: Lima kompleks peluncuran terpisah, yang masing-masing memiliki dua landasan peluncuran.

Logistik & Pemrosesan: Fasilitas khusus untuk produksi propelan, pembangkit listrik, dan pemrosesan kendaraan.

Integrasi Transportasi: Kemampuan pengiriman via perairan dalam dan bandara yang dibangun khusus.

Perumahan Karyawan: Kawasan hunian bagi karyawan SpaceX dan keluarga mereka.

Sejarah Akuisisi Lahan

Lahan yang sangat luas ini tersedia setelah gugatan federal terkait kerusakan pesisir yang telah berlangsung lama dibatalkan. Gugatan tersebut, yang diajukan oleh Vermilion Parish dan negara bagian Louisiana terhadap ExxonMobil, baru-baru ini ditolak oleh hakim federal.

Penyelesaian hukum ini membuka jalan bagi pengalihan properti tersebut, yang telah dimiliki ExxonMobil sejak tahun 1950-an. Meskipun ketentuan pasti pengalihan tersebut—baik berupa penjualan langsung, sewa jangka panjang, atau pengaturan alternatif—belum diumumkan ke publik, hal ini memberikan SpaceX zona penyangga yang tak tertandingi oleh kawasan pesisir mana pun yang telah dikembangkan.

Adapun konstruksi ditargetkan dimulai pada akhir 2027, dengan peluncuran perdana Starship diproyeksikan paling cepat pada 2029 dan operasi awal lokasi dimulai pada 2030.

Lokasi Pecan Island menawarkan geometri peluncuran yang ideal, memungkinkan SpaceX meluncurkan Starship ke arah selatan melintasi Teluk Meksiko dan melewati wilayah kutub Bumi. Lintasan ini sangat penting bagi ambisi SpaceX untuk menempatkan armada yang terdiri dari hingga satu juta satelit pusat data ke orbit dekat kutub.

Dalam waktu dekat, Starship dijadwalkan untuk meluncurkan satelit Starlink yang lebih besar dan telah ditingkatkan guna meningkatkan kapasitas internet, menerbangkan pusat data orbital paling cepat pada 2027, serta mendaratkan astronaut NASA di permukaan Bulan paling cepat pada 2028. (Febrina Ratna Iskana)

SHARE