Laba Lenovo Melonjak 479 Persen pada Awal 2026, Saham Naik 15 Persen
Laba bersih Lenovo Group melonjak 479 persen menjadi USD521 juta, sekitar Rp9,2 triliun, pada Januari-Maret 2026.
IDXChannel - Laba bersih Lenovo Group melonjak 479 persen menjadi USD521 juta, sekitar Rp9,2 triliun, pada Januari-Maret 2026.
Dilansir dari Morningstar pada Jumat (22/5/2026), angkanya melampaui ekspektasi analis yang memprediksi laba bersih sebesar USD291 juta pada awal 2026.
Produsen komputer terbesar di dunia ini melaporkan peningkatan pendapatan triwulanan sebesar 27 persen menjadi USD21,6 miliar, juga lebih baik dari perkiraan.
Permintaan yang kuat untuk komputer pribadi atau PC membantu perusahaan memperluas pangsa pasarnya. Konsumen berusaha menghindari kenaikan harga di masa mendatang akibat lonjakan biaya chip memori.
"Pasokan (chip memori) sangat langka, dan harganya meningkat lebih cepat," kata CEO Lenovo Yang Yuanqing kepada Reuters.
Saham Lenovo melonjak 15 persen pada Jumat dan merupakan saham dengan kenaikan persentase terbesar di Indeks Hang Seng.
Divisi PC, tablet, dan smartphone perusahaan asal China ini - sumber pendapatan terbesarnya - melaporkan peningkatan pendapatan sebesar 24 persen pada kuartal yang berakhir pada Maret, tingkat pertumbuhan triwulanan tertinggi dalam lima tahun. (Wahyu Dwi Anggoro)