Technology

Laba Xiaomi Anjlok 43 Persen Imbas Chip Memori Mahal

Wahyu Dwi Anggoro 19/08/2026 09:55 WIB

Raksasa teknologi China, Xiaomi, mencatatkan penurunan laba untuk tiga triwulan secara berturut-turut.

Laba Xiaomi Anjlok 43 Persen Imbas Chip Memori Mahal.

IDXChannel - Raksasa teknologi China, Xiaomi, mencatatkan penurunan laba untuk tiga triwulan secara berturut-turut.

Dilansir dari Bloomberg pada Rabu (19/8/2026), krisi pasokan chip memori global menekan salah satu produsen smartphone terbesar di dunia itu.

Laba bersih anjlok 43 persen menjadi 6,2 miliar yuan, sekitar Rp16,5 triliun, pada kuartal II-2026.

Pada April-Juni, total pendapatan turun 6,1 persen, semendapatan divisi smartphone merosot 7,5 persen.

Xiaomi termasuk di antara korban terbesar dari krisis chip memori global yang sedang berlangsung. Produsen semikonduktor memprioritaskan pembuatan chip canggih untuk kecerdasan buatan (AI), memicu kekurangan pasokan chip memori konvensional sehingga mendorong lonjakan harga.

Menurut perusahaan riset Counterpoint, Xiaomi mencatatkan penurunan pengiriman smartphone terbesar di antara lima merek teratas dunia pada April-Juni.

Strategi perusahaan untuk menangkap seluruh spektrum permintaan smartphone, dari ponsel premium dengan layar lipat hingga perangkat murah, membuatnya sangat rentan terhadap krisis memori.

Selain smartphone, Xiaomi juga memproduksi sejumlah produk elektronik, termasuk kendaraan listrik (EV).

 Xiaomi akan mulai menjual mobil listrik ke luar negeri tahun depan, yang dapat mendorong bisnis ini menjadi penggerak pertumbuhan perusahaan dan menjadi ancaman bagi merek-merek Barat yang sudah mapan. 

Namun, bisnis EV perusahaan menghadapi sejumlah tantangan dalam ekspansinya, termasuk tarif, pengawasan regulasi, dan standar keselamatan yang lebih ketat. (Wahyu Dwi Anggoro)

SHARE