Technology

Nintendo Resmi Masuk Indonesia, Bermitra dengan Grup Salim

Rahmat Fiansyah 12/08/2026 10:05 WIB

Nintendo Co., Ltd resmi menjalin kerja sama dengan Grup Salim untuk menghadirkan gim konsol Nintendo di Indonesia.

Nintendo Co., Ltd resmi menjalin kerja sama dengan Grup Salim untuk menghadirkan gim konsol Nintendo di Indonesia. (Foto: Dok. Ekraf)

IDXChannel - Nintendo Co., Ltd resmi menjalin kerja sama dengan Grup Salim untuk menghadirkan gim konsol Nintendo di Indonesia. Perusahaan video gim asal Jepang itu bakal meluncurkan perangkat Nintendo Switch 2 pada akhir tahun ini.

"Resmi. Nintendo akan hadir di Indonesia. Terima kasih Nintendo dan The Pokémon Company. Bersama-sama, kami akan menghadirkan kebahagiaan bagi banyak keluarga di Indonesia," kata Direktur Non-Eksekutif First Pacific Co., Ltd, Axton Salim lewat unggahan Instagram @axtonsalim dikutip Rabu (12/8/2026).

Nintendo masuk Indonesia melalui entitasnya di Singapura, Nintendo Singapore Pte Ltd dan bermitra dengan Grup Salim lewat PT Nusantara Interactive Niaga. Grup Salim sebelumnya memiliki jejak di industri game lewat PT Anugerah Kreasi Gemilang (AKG) yang membawa lisensi Pokémon ke Indonesia pada 2019.

Adapun Nintendo bukanlah produk yang asing bagi masyarakat Indonesia, khususnya pecinta video gim, selama puluhan tahun. Perangkat tersebut sudah lama masuk ke Indonesia lewat jalur impor meski tak langsung oleh Nintendo.

Sementara itu, Executive Officer Nintendo Co., Ltd, Juro Takeuchi menilai, konsol Nintendo sangat cocok dengan karakter masyarakat Indonesia yang mengutamakan aktivitas bersama-sama. Hal itu disampaikannya saat Nintendo Business Conference di St. Regis, Jakarta.

“Kami merasa konsol ini sangat cocok di Indonesia karena karakteristik permainannya sangat sesuai dengan masyarakat Indonesia yang sangat mencintai keluarga dan teman-teman mereka. Oleh karena itu, kami berharap para pengguna dapat mencoba langsung serta menikmati berbagai jenis permainan dengan beragam cara bersama orang-orang terdekat,” kata Takeuchi.

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar menilai, kehadiran Nintendo menunjukkan bahwa pasar dan ekosistem gim di dalam negeri memiliki peran yang semakin peting di tingkat regional.

“Kami menyampaikan apresiasi atas kehadiran resmi Nintendo di pasar domestik Indonesia. Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memperkuat pelindungan hak cipta dan memberantas isu copyright di industri game. Masuknya Nintendo secara resmi diharapkan menjadi titik balik penting dalam memajukan industri kreatif nasional,” ujarnya.

Kehadiran resmi Nintendo di Indonesia merupakan hasil dari rangkaian koordinasi intensif yang telah dibangun Kementerian Ekraf sejak pertemuan pertama dengan Nintendo dan The Pokémon Company (TPC) pada Maret 2025. Wamen Ekraf menilai, kehadiran Nintendo tidak hanya membawa dampak dari sisi komersial, tetapi juga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dengan para pengembang gim lokal.

Irene juga berharap hubungan Nintendo dengan Indonesia dapat berkembang melampaui aspek distribusi produk. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat diperluas melalui pengembangan talenta, berbagi pengetahuan, keterlibatan dengan pengembang, lokalisasi, kolaborasi kreatif, hingga pengembangan IP.

Nintendo merupakan perusahaan asal Jepang sejak 1889 yang bertransformasi dari pembuat kartu Hanafuda menjadi raksasa video gim, yang secara resmi mengumumkan dimulainya bisnis mereka di Indonesia melalui kemitraan distribusi tunggal dengan Grup Salim. Sinergi antara teknologi dan pengalaman global Nintendo dengan keragaman perspektif lokal diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat kerja sama Indonesia-Jepang di bidang gim.

(Rahmat Fiansyah)

SHARE