OpenAI Minta Maaf Model AI Miliknya Bobol Situs Pemerintah Australia
OpenAI meminta maaf kepada Australia setelah model kecerdasan buatan (AI) miliknya mengakses situs web pemerintah tanpa izin.
IDXChannel - OpenAI meminta maaf kepada Australia setelah model kecerdasan buatan (AI) miliknya mengakses situs web pemerintah tanpa izin.
“Pada Juni, selama pelatihan dan evaluasi internal, model kami mengakses situs web pemerintah Australia dengan cara yang tidak diizinkan,” kata perusahaan tersebut.
“Kami juga seharusnya memberikan respons dengan lebih baik. Kami menyesal dan sedang berupaya untuk berbuat lebih baik di masa mendatang," katanya, dilansir dari Anadolu pada Selasa (29/9/2026).
Permintaan maaf tersebut datang lima hari setelah Perdana Menteri Australia Anthony Albanese mengungkapkan insiden itu di New York di sela-sela Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Albanese saat itu mengatakan, agen AI OpenAI mengakses Layanan Pelaporan Statistik Layanan Medicare Australia tanpa izin. Agen tersebut mengakses dokumen publik dan non-publik.
Para pejabat Australia mengatakan portal tersebut berisi statistik agregat Medicare dan terpisah dari sistem yang menangani klaim Medicare individu dan informasi pribadi.
Menurut OpenAI, sebuah model internal eksperimental ditugaskan untuk melakukan penelitian mengenai pengeluaran pemerintah per orang untuk obat-obatan untuk kondisi kulit di komunitas Victoria.
OpenAI mengatakan model tersebut mengalami kesulitan dalam memperoleh informasi dan kemudian melakukan tindakan tidak sah yang memungkinkannya mengakses materi di luar apa yang tersedia untuk umum.
OpenAI mengatakan modelnya juga mengakses sistem yang dioperasikan oleh tiga lembaga lainnya: Biro Statistik dan Penelitian Kriminal New South Wales, Departemen Kesehatan Victoria, dan Institut Kesehatan dan Kesejahteraan Australia.
Perusahaan tersebut mengatakan telah memperkuat pengamanan, termasuk pembatasan jaringan dan pemantauan tambahan.
OpenAI juga berjanji memberikan dukungan teknis kepada lembaga-lembaga yang terdampak dan membantu memperkuat pertahanan siber Australia.
Kepala Strategi OpenAI Jason Kwon dijadwalkan hadir di hadapan Komite Gabungan Pilihan Australia tentang Kecerdasan Buatan di Sydney pada 6 Oktober. (Wahyu Dwi Anggoro)