Technology

Oracle Berencana PHK hingga 45.000 Karyawan

Wahyu Dwi Anggoro 12/03/2026 10:38 WIB

Oracle dilaporkan berencana melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran yang mencakup hingga 45.000 karyawan.

Oracle Berencana PHK hingga 45.000 Karyawan. (Foto: Nasdaq)

IDXChannel - Oracle dilaporkan berencana melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran yang mencakup hingga 45.000 karyawan.

Dilansir dari Investing pada Kamis (12/3/2026), angka tersebut jauh melampaui rencana PHK yang diumumkan sebelumnya.

Baru-baru ini, raksasa teknologi asal Amerika Serikat (AS) itu mengungkapkan bahwa pihaknya berencana melakukan PHK terhadap 20.000-30.000 karyawan.  

Meskipun PHK massal ini terjadi di tengah investasi besar dalam infrastruktur kecerdasan buatan (AI) dan komputasi awan, sejumlah sumber mengatakan bahwa pengurangan tersebut tidak semata-mata didorong oleh biaya pembangunan pusat data AI skala besar. 

Sebaliknya, sebagian besar restrukturisasi tampaknya terkait dengan peningkatan penggunaan AI oleh perusahaan untuk mengotomatisasi pekerjaan teknis dan operasional yang sebelumnya dilakukan oleh manusia.

Sumber di dalam perusahaan mengatakan Oracle telah berbulan-bulan menjalankan program percontohan internal yang menerapkan agen AI untuk mengelola tugas administrasi dalam lingkungan Oracle Cloud Infrastructure-nya. 

Sistem otomatis tersebut dilaporkan mampu melakukan banyak fungsi rutin yang sebelumnya ditangani oleh manusia, termasuk pemeliharaan sistem, optimasi kinerja, dan verifikasi cadangan.

Jika terealisasi, pengurangan jumlah karyawan hingga mendekati 45.000 orang akan menjadi salah satu PHK terbesar di sektor teknologi dalam beberapa tahun terakhir, serta menandai pergeseran dramatis menuju model operasional berbasis AI. (Wahyu Dwi Anggoro)

SHARE